Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Polisi Pelempar Kucing Mengaku Kesal Makanan Direbut
INDOVIZKA.COM - Briptu SS, pelempar kucing ke dalam parit telah diperiksa pengamanan internal (Paminal) Korps Brimob Polri. Motif tindakan keji anggota Brigade Mobil (Brimob) Polda Sumatra Utara itu diketahui.
"Kita sudah tanyakan apa motifnya. Dari pengakuan yang bersangkutan.
Hal itu terjadi secara tidak sengaja waktu makan sore saat yang bersangkutan makanannya direbut kucing, sehingga yang bersangkutan kesal," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (6/11).
Briptu SS naik pitam dan membawa kucing tersebut ke pinggir parit dan melemparnya. Aksi itu terekam gawai rekannya.
"Yang bersangkutan sadar bahwa divideokan oleh temannya," ujar Awi.
Awi menyesalkan perbuatan tidak terpuji anggota Polri itu. Dia memastikan Briptu SS akan ditindak tegas.Awi menyebut personel itu melanggar Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri. Pasal 11 huruf c aturan tersebut menegaskan bahwa setiap anggota Polri wajib menaati dan menghormati norma kesusilaan, norma agama, nilai-nilai kearifan lokal, dan norma hukum.
"Karena memang hal tersebut sudah dilarang oleh agama bahkan di hukum juga dilarang, tentunya akan kita tindak tegas," tutur jenderal bintang satu itu.
Foto pelemparan anak kucing oleh pria berseragam polisi itu diunggah akun Instagram @christian_joshuapale hingga viral. Aksi anggota Brimob itu menuai kecaman warganet.
Namun, kucing itu berhasil selamat. Binatang peliharaan itu dapat berenang ke tepian parit.**
.png)

Berita Lainnya
Asintel Kejati Riau: Tunggu Tanggal Mainnya!
Serang Petugas dengan Badik, Pria di Meranti Ini Tewas Ditembak
Bejat, Seorang Pria di Sungai Salak Tega Setubuhi Anak Dibawah Umur
Pria di Rohul Bacok Teman Sendiri Hingga Tewas
Penyuap Juliari Batubara Rp1,95 Miliar Divonis 4 Tahun Penjara
Pengacara Harap MA Bebaskan Rizieq Shihab dalam Kasus RS Ummi Bogor
Waspada! Penipu Catut Nama dan Foto Pj Bupati Inhil via WhatsApp
Kadernya Viral Aniaya Pelajar, Ketua PDIP Sumut Minta Maaf
Polisi Didesak Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Ketua SMSI Madina
Ibunya Dipacari Anaknya Dicabuli, Korban Tidak Bisa Menolak?
KKSS Batam Akan Tuntut 'Penembak' Haji Permata, Masrur Amin : Kami Tidak Tinggal Diam
Polda Riau Tangkap 7 Orang Terkait Kasus Karhutla