Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Wujudkan Pembangunan Desa Berkelanjutan, Kemendes Kerjasama dengan Perguruan Tinggi Daerah
JAKARTA (INDOVIZKA) - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menjalin kerjasama dengan seluruh Perguruan Tinggi di daerah yang tergabung dalam Pertides (Perguruan Tinggi Untuk Desa). Kerja sama ini untuk mewujudkan pembangunan desa berkelanjutan atau SDGs Desa.
Demikian disampaikan Menteri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar. Menurutnya, pembangunan desa berkelanjutan yang dimulai sejak awal tahun 2021 mendatang, menjadikan keterlibatan perguruan tinggi sangat penting untuk mempercepat proses pembangunan desa berkelanjutan pada seluruh desa di daerahnya masing-masing.
"Kerjasama kolaborasi antara Kemendes PDTT dengan Perguruan Tinggi di daerah sangatlah penting untuk mempercepat pembangunan desa berkelanjutan (SDGs desa) pada seluruh desa. Dimana SDGs desa ini merupakan role pembangunan berkelanjutan yang akan masuk dalam program prioritas penggunaan dana desa tahun 2021," kata Abdul Halim Iskandar, Senin (14/12/2020) di Jakarta.
Lebih lanjut diterangkan Abdul Halim Iskandar, sebagai perwujudan dari kolaborasi antara Pemerintah dengan Perguruan Tinggi di daerah pihaknya menilai Perguruan Tinggi di daerah yang tergabung dalam Pertides (Perguruan Tinggi Untuk Desa) memiliki andil signifikan dan peran penting dalam menentukan masa depan desa-desa di wilayah setempat.
"Perguruan Tinggi di daerah punya andil signifikan dalam menentukan masa depan pembangunan desa di wilayahnya sendiri," lanjutnya.
Selain itu, kolaborasi bersama Perguruan Tinggi di daerah menjadi jaminan proses pembangunan desa di setiap daerah akan terus berkelanjutan.
"Proses pembangunan di desa harus berkelanjutan. Tidak boleh berhenti dalam satu generasi," tegasnya.
.png)

Berita Lainnya
Ini Daftar Komisioner KPU dan Anggota Bawaslu Terpilih 2022-2027
Tembus 1 Juta Ton, Stok Beras Nasional Dipastikan Aman
Gerbang Tani Riau Sayangkan Rencana Pemerintah Impor Beras 1,5 Ton
Menkes: Butuh 3,5 Tahun untuk Vaksinasi Covid-19 Semua Warga
Vaksinasi Upaya Perlindungan Bagi Tenaga Kesehatan
Rakernas LPTNU": Cara Nahdlatul Ulama Rumuskan Arah Pendidikan Tinggi di Momen Satu Abad NU
Bupati dan Walikota Dilarang Ecer Anggaran, Presiden Minta APBD Dikonsentrasikan
Dilarang Mulai 2023, Ribuan Tenaga Honorer Guru & Nakes akan Dirumahkan
Praktis! Nggak Sampai 2 Menit Kirim Uang Tanpa Biaya Admin
Buktikan Indonesia Negara Hukum, Raffi Ahmad Juga Harus Diproses
Masih Bermasalah, Penelitian Vaksin Nusantara Dihentikan Sementara
WhatsApp Bakal Tambah Jumlah Anggota untuk Panggilan Video Grup