Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
PPI Didorong Jadi Benteng Pertahanan Pancasila
JAKARTA (INDOVIZKA) - Memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-31 Purna Paskibraka Indonesia (PPI), pada Senin (21/12/2020), Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri, mendorong PPI untuk menjadi benteng pertahanan Pancasila.
"Saya mendorong agar para personel PPI, untuk menjadi benteng pertahanan Pancasila. Karena saya tahu banyak orang dan beragam paham yang ingin merubah Pancasila,” ujar Megawati, pada sambutannya di HUT ke-31 PPI, secara virtual di Jakarta, Senin (21/12/2020).
Menurut Presiden Republik Indonesia ke-5 itu, menjadikan PPI sebagai benteng pertahanan Pancasila adalah langkah yang tepat. Karena PPI memiliki lebih dari 2.000 orang anggota di berbagai penjuru nusantara saat ini. Hal itu dinilai sangat berpengaruh untuk membumikan nilai-nilai Pancasila.
Selain itu, Megawati juga berpesan kepada para Purna Paskibraka Indonesia untuk mengingat jasa para pahlawan yang membuat sejarah dalam perjuangannya.
“Kalian itu dipilih bukan hanya pintar bukan hanya cerdas, tapi di sini ada Pancasila Bhinneka Tunggal Ika, Itu yang harus dijaga”, terangnya.
Dia juga berharap jika sudah masuk dalam Paskibraka maka jangan main-main. “Jadi jangan main-main dengan Paskibra, kalau kewajiban kalian sebagai Paskibra maka harus mempertanggungjawabkannya,” ujarnya.
Ia menilai PPI memiliki komitmen dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dalam aktualisasi Pancasila.
Dirinya juga berharap ke depan mitra PPI dan BPIP terus dilakukan terutama dalam pembekalan nilai-nilai Pancasila kepada anggota Paskibraka dan PPI.
Menjawab hal itu, Ketua PPI Gousta Feriza, menyatakan berkomitmen untuk mengarus utamakan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup.
“Saya selalu mendorong kepada anggota paskibraka dan seleuruh purna paskibra harus menajdi benteng Pancasila dan duta Pancasila dalam mengarusutamaknnya,” ujarnya.
Dirinya juga mengaku PPI dari sabang sampai mereuke akan menysun program-program dan kegiatan bersama BPIP dalam penguatan nasionalisme.
Hadir dalam kesempatan tersebut kepala BPIP Yudian Wahyudi, Sekretaris Utama BPIP Karjono, S.H., M.Hum, Pengurus PPI Pusat dan 2 ribu lebih anggota PPI se Indonesia.**
.png)

Berita Lainnya
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1441 Jatuh Pada 24 Mei 2020
Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru Terbentur Pembebasan Lahan
Tetap Tak Keluarkan Izin Uji Klinis, BPOM Lepas Tangan dari Vaksin Nusantara
Menko Airlangga Hartarto Gandeng Malaysia Hadapi Kampanye Negatif Sawit di Pasar Dunia
Front Pemersatu Islam Tak Mengenal Jabatan Imam Besar, Habib Rizieq Jadi Apa?
Draft RUU KUHP Terbaru, Hina Presiden di Medsos Terancam 4,5 Tahun Bui
Soal 198 Pesantren Terafiliasi Teroris, BNPT: Hanya 0,007 Persen Total Ponpes
DPR Sarankan Risma Lakukan Reformasi di Tubuh Kemensos
Soal Tanah Terkontaminasi Minyak, Ini Jawaban Presiden Direktur Chevron
Antisipasi Jemaah Umrah Menumpuk di Soekarno-Hatta, Kemenag Minta Bandara Lain Dibuka
Aturan Gaji PNS Naik Belum Terbit dalam Waktu Dekat
Membaik, Menhub Lepas Selang Pernapasan