Pilihan
Berpeci Hitam, di Hadapan PP Muhammadiyah Kapolri Nyatakan Siap Dikritik
JAKARTA (INDOVIZKA) - Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan safari usai resmi dilantik Presiden Jokowi. Setelah sebelumnya mengunjungi PBNU kali ini Listyo menyambangi Kantor Muhammadiyah di Menteng Jakarta Pusat.
Listyo tiba di Gedung Muhammadiyah Dakwah Center di Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat tepat pada pukul 16.39 WIB, Jumat (29/1/2021) kemarin. Menyambangi Kantor PP Muhammadiyah, kali ini Listyo Sigit tampak mengenakan peci hitam.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku jika siap menerima kritik dan masukan dari semua pihak. Sigit mengatakan, dalam program Polri ke depan juga mengedepankan teknologi termasuk dalam hal pengawasan. Masyarakat nantinya dengan mudah dapat melaporkan bila mendapat pelayanan tak baik dari anggota Polri.
Dengan adanya laporan secara digital ini, Polri bisa lebih transparan. Hal itu juga menunjukkan Polri siap menerima masukan dan kritik dari masyarakat.
“Itu bagian komitmen kami siap dikritik untuk perbaikan Kepolisian ke depan,” kata Listyo di hadapan Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nasir, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, serta jajaran pengurus PP Muhammadiyah.
Dalam sistem yang tengah dikembangkan, warga bisa dengan mudah mengakses atau melaporkan bila adanya pelayanan tak maksimal yang didapat dari anggota Polri. Laporan nantinya akan langsung masuk ke pimpinan di satuan kerja itu.
“Kami membuka mekanisme pengawasan yang bisa langsung diakses oleh masyarakat begitu pelayan tidak baik masyarakat melaporkan pasti direspons oleh para pimpinan untuk kemudian kita lakukan langkah evaluasi, tegur, perbaiki,” jelas dia.
.png)

Berita Lainnya
Dirut PLN Sebut Tarif Listrik Naik Bisa Sehatkan Perusahaan
Kemenkes Ungkap Dua Kondisi Tak Bisa Divaksinasi saat Puasa
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4 Dibuka Pekan Depan, Kuota Lebih Banyak
Rupiah Terpuruk, Pemerintah Diminta Dahulukan Penanganan Corona
Anggota DPR Soroti RUU IKN Kurang Memperhatikan Aspek Lingkungan
Utang Pemerintah Indonesia di Era Jokowi Naik Lagi, per September 2021 Rp 6.711 T
Pelanggan Game Online Kini Dikenakan Pajak 10 Persen
Agar Pelanggan Tak Alami Lonjakan Tagihan, Ini Skema dari PLN
Dicerai Suami Berstatus PNS, Istri Bisa Tuntut Setengah Gaji
Usai Ikuti HPN di Medan, PWI Riau Jelajahi Titik Nol Hingga Taman Bawah Laut
Realisasi Anggaran Kartu Prakerja Capai Rp11,5 Triliun dan Subsidi Upah Rp6,7 Triliun
Pemerintah Tegaskan Vaksin Mandiri Tak Bisa Dibeli Perorangan