Pilihan
Tersendat Sejak 2016, DPRD Pekanbaru Desak Rekanan Selesaikan Pembangunan Pasar Induk
PEKANBARU (INDOVIZKA) - DPRD Kota Pekanbaru meminta Pemko Pekanbaru bertindak tegas terhadap PT Agung Rafa Bonai yang menjadi rekanan Pemko Pekanbaru untuk membangun Pasar Induk.
Pasalnya pembangunan yang sudah dimulai sejak tahun 2016 ini hingga sekarang belum ada menunjukkan progres pembangunan yang signifikan.
"Wajib Disperindag memanggil PT Agung Rafa Bonai untuk bisa melanjutkan, karena Pasar Induk sangat dibutuhkan. Terlepas dari permasalahan yang ada, ini wajib diselesaikan pembangunannya dan bisa beroperasional," cakap Roni Pasla, Senin (8/2/2021).
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan jika PT Agung Rafa Bonai tidak lagi bisa melanjutkan pembangunan Pasar Induk, Pemko harus segera mengambil tindakan dan kembali melihat perjanjian yang tertuang di dalam kontrak antara Pemko Pekanbaru dan PT Agung Rafa Bonai.
"Dilihat dulu kontraknya, lalu kasih peringatan dan batas waktu. Sama-sama DPRD dan Pemko memantau pembangunannya, karena walaupun perusahaan membayar royalti yang paling ditunggu adalah pemanfaatan Pasar Induk itu," tegasnya.
Terkait dengan beberapa pembangunan yang tidak sesuai dengan kontrak perjanjian yang sudah dibuat, anggota Komisi IV ini juga meminta Agung Rafa Bonai segera mengeksekusi. Karena tembok bangunan tersebut sudah menutup drainase sehingga lingkungan warga menjadi tergenang air.
"Ada beberapa bagian, terutama dinding yang mengarah ke ke Perumahan Taman Arengka. Bangunan itu memakan bagian jalan sehingga menutup drainase, masyarakat kebagian banjir. Kembalikan ke gambar awal sehingga masyarakat tidak terkena masalah," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
Diskusi Publik, Generasi Muda Punya Peran Penting Jaga Harmonisasi Ummat Beragama
BBKSDA Riau Evakuasi Tapir Masuk Kolam Ikan Milik Warga
Tak Ada Rekam Medis Sakit Jiwa pada Penusuk Syekh Ali Jaber
Pj Ketua TP-PKK Kunjungi Dekranasda Inhil
Ketua HKBS Inhil Apresiasi 100 Hari Kerja Kapolri
Dukung Budidaya Ikan Lele, PLN Peduli Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Nelayan Okura
BPOM Inhil Tepis Dituding Lamban Berperan Soal Covid-19
Semburan Gas di Pekanbaru Berbeda dengan Lumpur Lapindo, Ini Penjelasan Pakar
Mendag akan Bantu Pekanbaru Dapat Bantuan Pembangunan Pas Cik Puan dari Kementerian PUPR
Seluruh Eksepsi PWO Ditolak PN Medan, "Berita Soal Klien Kami Kalah Bentuk Pembodohan Publik"
Kakanwil Kemenkumham Riau Tinjau Kesiapan Lapas Tembilahan Hadapi COVID-19
Kadiskominfo Riau sebut Jonli Sah Sebagai Komisaris PT PIR