Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Abdul Wahid Pinta PLN Tuntaskan Persoalan Kelistrikan Tahun 2020
INDOVIZKA.COM - Pembangkit Listrik Negara (PLN) dipinta tuntaskan berbagai persoalan kelistrikan yang ada di Indragiri Hilir (Inhil) di tahun 2020. Karena, sampai saat ini masih bayak mayarakat yang belum menikmati penerangan dari perusahaan plat merah ini.
"Tahun 2020 harus tuntas semua, untuk memastikan hal tersebut saya telah melakukan komunikasi dengan PLN Riau Kepri dan hari ini bersama Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Rengat untuk memastikan semua program-program itu berjalan dengan maksimal," sebut Anggota Komisi VII DPR RI, Abdul Wahid usai kunjungannya ke PLN ULP Tembilahan dan PLTU Tembilahan 2 × 7 MW. Sabtu (21/12/2019) pada awak media.
Dikatakannya bahwa untuk Inhil masih ada sekira 29 desa yang hingga Desember 2019 belum menikmati penerangan.
"Ada beberapa daerah pada Desember 2019 ini sudah menyala, tapi tidak semua. Semoga akhir Desember 2019 sebagian wilayah yang masih proses sudah bisa nyala," bebernya.
Dia sangat berharap kepada PLN agar semua daerah pada 2020 sudah dialiri listrik agar masyarakat benar-benar merasakan kemerdekaan.
"Jika sudah selesai semua, tidak ada lagi masyarakat Inhil, Kuansing dan Inhu yang tidak teraliri listrik," harapnya.
Disamping itu, politisi PKB ini mengatakan bahwa pada Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) Riau target sudah interkoneksi.
"Jika sudah interkoneksi berjalan sesuai harapan, kita tidak lagi tergantung pada pembangkit listrik setempat. Kalau di Inhil kurang daya, bisa dikirim dari Palembang, Jambi dan Medan," tukasnya.
Pada kunjungan tersebut, Ketua PKB Riau ini juga didampingi Wakil Ketua Komisi IV DPRD Riau, Dani M Nursalam, Ketua Komisi III DPRD Inhil, Iwan Taruna, Komisi II DPRD Inhil, Muammar dan Komisi IV DPRD Inhil, Fadli.**
.png)

Berita Lainnya
Airlangga Hartarto: Presiden Setujui Perpanjangan Larangan Masuk WNA ke Indonesia
KPK Tetapkan Menteri Sosial Juliari Tersangka Bansos Covid-19
Menteri Pehubungan Budi Karya Positif Corona
Abdul Wahid Dorong Penghapusan Kebijakan PCR dan Antigen Sebagai Syarat Bepergian
Pemerintah Akan Hapus Kelas Peserta BPJS Kesehatan
Sejumlah Mahasiswa Kembali Desak Kejari Usut Kasus Ketua DPRD Hamdani
Peningkatan Kasus Positif Covid-19 Sangat Mencolok, Upaya Penanggulangan Masih Prioritas di 2021
Jumlah Covid-19 Tembus 1,7 Juta, Gus AMI Minta Pemerintah Percepat Vaksinasi
180 Ribu Peserta Prakerja Dicabut, Rp6 T Balik ke Kas Negara
Breaking News: Pertamina Benarkan Tangki di Kilang Cilacap Terbakar
Harga Tiket Pesawat Alami Penurunan
Lusa, Yulisman dan Agung Dilantik sebagai Pimpinan DPRD Riau