Pilihan
Tolak Impor Beras, Komisi IV DPR RI: Stok 2021 Masih Cukup
JAKARTA (INDOVIZKA) - DPR melalui Komisi IV yang membidangi masalah pertanian, tegas menolak kebijakan impor beras sebanyak 1,2 juta ton. Karenanya Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo didesak segera mengeluarkan jaminan yang menyatakan bahwa stok beras dalam negeri sepanjang 2021 ini aman, sehingga tidak perlu dilakukan impor.
"Kementan sesuai tupoksinya harus terus meyakinkan pemerintah (Kemendag), bahwa impor beras tidak diperlukan karena stok 2021 masih cukup," ujar Anggota Komisi IV DPR Sutrisno, kepada wartawan, Kamis (18/3/2021).
Dijelaskan politisi PDI Perjuangan itu, seluruh anggota dan pimpinan Komisi IV DPR sangat tegas menyatakan sikap penolakan atas wacana impor beras tersebut.
“Komisi IV DPR dalam RDP dengan jajaran Kementan, Dirut Bulog, Dirut RNI dan Direksi BUMN Pangan tanggal 15 Maret 2021 menolak rencana importasi beras satu juta ton,” jelasnya.
Selain itu, Mentan Syahrul Yasin Limpo juga didesak untuk berunding dengan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi guna membatalkan rencana kebijakan impor tersebut. Karena menurut anggota Fraksi PDI Perjuangan itu, jika impor beras terealisasi maka akan berdampak langsung dengan menurunnya harga gabah dalam negeri.
“Berdampak langsung pada turunya harga gabah panen, apalagi bila impor ini benar-benar direalisasikan,” tegasnya.**
.png)

Berita Lainnya
Terkendala Urusan Otoritas, Mabes Polri Kesulitan Tangkap Jozeph Paul Zhang
ASN Dilarang Berafiliasi dengan HTI dan FPI, PKS: Berlebihan
Seragam Baru Satpam Warna Krem akan Diperkenalkan 2 Febuari 2022
Wajib Tahu! Ini Syarat Masuk SMP, SMA, dan SMK pada PPDB 2020
Cek Syarat dan Cara Pendaftaran Program Kartu Prakerja Gelombang 23, Termasuk NTB
Korban PHK Bisa Dapat Rp 700.000/Bulan dari Diaspora, Begini Caranya!
Syahrul Aidi Sebut Pembubaran FPI Sebuah Kekeliruan
Laporan Kekayaan Nugroho Dirut Telkomsel Tembus Rp84 Miliar, Berikut Rinciannya!
CPNS Polri 2021: Formasi dan Syaratnya
Aksi Teror Muncul Lagi, Fahri Hamzah Pesimis Indonesia Bisa Selesai dengan Teroris
629 Orang Calon Anggota KPU-Bawaslu Lolos Seleksi Administrasi
Pengendara Tewas Tertembak Peluru Nyasar, Diduga dari Pistol Polisi