Pilihan
Demi Partai Patriot Ikut Pemilu 2024, Pemuda Pancasila Target 10 Juta Anggota
JAKARTA (INDOVIZKA) - Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila, Japto Soelistyo Soerjosoemarno, menginginkan Partai Patriot kembali masuk pada Pemilu 2024 mendatang. Untuk itu massa organisasi Pemuda Pancasila harus terus ditingkatkan dengan target 10 juta massa pemilih.
Demikian disampaikan Japto dalam acara Pleno I dan Rapat Koordinasi MPN Pemuda Pancasila, yang berlangsung di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jum'at (2/4/2021) malam.
"Kalau kita mempunyai anggota pemilih sebanyak 10 juta itu, kita bisa bargain dengan partai politik. Bahkan kita bisa menghidupkan kembali partai politiknya Pemuda Pancasila, Partai Patriot," tegas Japto, melalui keterangan tertulis kepada INDOVIZKA.COM, Sabtu (3/4/2021) di Jakarta.
Diperintahkannya, seluruh badan kederisasi pemuda mulai dari Majelis Pimpinan Anak Cabang (MPAC), Majelis Pimpinan Cabang (MPC) dan Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila di seluruh Indonesia untuk terus melakukan rekrutmen kader-kader baru hingga target 10 juta massa pemilih itu dapat terwujud.
"BPK badan kaderisasi itu dia tidak bisa kerja kalau nggak ada anggota baru, dia tidak boleh stagnan, di satu titik habis anggotanya yang akan dikaderkan, sehingga bidang yang membidangi inventarisasi anggota, registrasi anggota, dan rekrutmen anggota itu tidak boleh berhenti," ujarnya.
Japto menjelaskan, para pengurus Ormas Pemuda Pancasila harus memiliki motivasi agar tidak berhenti merekrut anggota baru.
"Saya ambil contoh sekarang satu daerah merasa dia sudah lebih banyak dari daerah yang lain, dia stagnan dia berhenti, kita harus sebanyak mungkin, kita punya target, kita punya motivasi bahwa massa Pemuda Pancasila itu tidak hanya pengurus dan keluarganya, 10 juta di tahun 2024," pukasnya.
Sementara sebagai tindak lanjut atas perintahnya di Pleno I dan Rapat Koordinasi MPN Pemuda Pancasila itu, Japto menyatakan pihaknya akan membahas hal tersebut di dalam musyawarah besar (Mubes) Pemuda Pancasila pada tahun 2024 mendatang.
"Tindak lanjutnya akan kita bahas kembali di Mubes PP 2024, sebelum diselenggarakan nya Pemilu 2024 mendatang," jelasnya.***
.png)

Berita Lainnya
Max Sopacua Ungkap Alasan Motori KLB Demokrat, Salahsatunya AHY Tak Punya Etika Politik
Tiga Kader Terbaik PKB Dulang Suara Pribadi Terbanyak Pileg di Riau
5 Paslon di Riau Gugat Hasil Pilkada ke MK
Jika Terpilih Jadi Gubernur, Abdul Wahid Targetkan Ekonomi Riau Tumbuh diatas 7 Persen
Bakal Calon Walikota Bogor Dedie Rachim , Elektabilitas Naik Begitu Tinggi
Boyong Kader Demokrat ke Kantor PKB, Asri Auzar Doakan Abdul Wahid Pimpin Riau
Politisi Demokrat M Nasir Tumbang Usai Belasan Tahun Jadi Anggota DPR Dari Riau
H Rusli Zainal Dukung Abdul Wahid-SF Hariyanto di Pilgubri 2024
PAW Anggota DPRD Riau dari PAN dan Demokrat sudah Diteken Mendagri
Tinggalkan Golkar dan PAN, Annas Maamun dan Irwan Nasir Resmi ke Nasdem
Airlangga Hartarto Sebut Program Golkar Institute Bakal Terus
Gelar Muscab 27 Juli, Seluruh PAC Solid Dukung Taufik Arrakhman Pimpin PKB Pekanbaru