Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Petugas Bea Cukai Riau Diserang Puluhan OTK, Ini Kronologisnya
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Petugas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Provinsi Riau diserang oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK), Senin (19/4/2021) malam. Pelaku ditaksir berjumlah puluhan orang.
Aksi itu direkam oleh seseorang dan videonya viral di masyarakat. Lalu, apa yang memicu terjadinya penyerangan terhadap petugas dan kendaraan dinas milik Bea Cukai tersebut?
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, melalui Kasat Reskrim, Kompol Juper Lumban Toruan, membeberkan kronologi penyerangan tersebut.
Dijelaskan, peristiwa berawal ketika petugas Bea Cukai ingin menindak sebuah mobil yang diduga mengangkut barang ilegal. Petugas membuntuti mobil tersebut dan mencoba menghentikan kendaraan di Jalan Juanda, Pekanbaru.
Ketika mobil berhenti, pengendara tidak keluar dari kendaraannya. "Pengendara bukannya turun, malah memanggil kawan-kawannya, ada sekitar 20 orang," jelas Juper, Selasa (20/4/2201).
Para pelaku datang ke kawasan Jalan Juanda dengan menggunakan tiga mobil. Mereka turun dari mobil dan langsung menyerang petugas Bea Cukai dan merusak mobil dinas.
Akibat penyerangan itu, seorang petugas Bea Cukai mengalami luka di kepala. Sementara rekannya yang lain berhasil menyelamatkan diri. "Korban luka dirawat di rumah sakit," ucap Juper.
Juper menjelaskan para pelaku beraksi dengan menggunakan berbagai alat. "Ada yang menggunakan batu, kayu dan tangan kosong," jelas Juper.
Kejadian itu dilaporkan ke pihak kepolisian. Tim dari Polresta Pekanbaru langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi.
"Kami lakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi. Kasus ini masih dalam penyelidikan terhadap pelaku," beber Juper.
Terpisah, Humas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Provinsi Riau, Fino Vianto, membenarkan kejadian tersebut. "Sementara ini yang saya baru dapat informasi, bahwa berita tersebut benar," kata Fino.
Ditanya apakah dalam setiap pengungkapan, pihak Bea Cukai tidak berkoordinasi dengan aparat penegak hukum lain, Fino membantah. Menurutnya, penindakan dilakukan sesuai kondisi di lapangan.
"Biasanya berkoordinasi sama aparat penegak hukum lain. Namun kalau perlu penanganan cepat, Bea Cukai bisa bergerak duluan," tutur Fino.
.png)

Berita Lainnya
Wakil Bupati Launching Dapur SPPG Yayasan Harapan Bunda di SMPN 1 Pangkalan Kerinci
Bupati Siak Liburkan Sekolah dan Madrasah Hingga 30 Maret
Kunjungan ke BP Batam dan KEK Nongsa, HIPMI Dukung Pemda Inhil Bentuk Kawasan Ekonomi Khusus
Pengurus KONI Kampar Gemuk, Kamsol : Walaupun Gemuk Harus Bekerja
Belanja Bebas Antre dengan MISS ACE, Ada Promo hingga 50 Persen
Masyarakat Harus Tau, Berikut Perubahan Jam Opeasional Disdukpencapil Inhil
Dihadapan Puluhan Ribu Warga Batang Cenaku, Abdul Wahid dan Ade Agus Hartanto akan Bersinergi Menyelesaikan Ruas Jalan Lintas Selatan
Santri PMNH Ikut Jambore Muslim Dunia, Pesan Bupati: Raih Prestasi Tunjukkan Bahwa Santri Santun dan Berkarakter
SF Hariyanto Janjikan Tambah Gaji RT Menjadi Rp1 Juta Perbulan
Universitas Abdurrab Raih Predikat Institusi Pendidikan Tingkat Baik Sekali
Pekanbaru Banjir Lagi, DPRD Tuding Pemko Tak Serius dan Tak Punya Tindakan Nyata
Disbun Inhil Belajar Pengolahan Sagu di Kepulauan Meranti