Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
12 November 2025
Pulanglah, Ali…
16 Oktober 2025
Mendagri: Sumut dan Riau Harus Siap Terima PMI
Jakarta (INDOVIZKA) - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Riau harus siap menerima kedatangan pekerja migran Indonesia (PMI) yang hendak pulang ke Tanah Air, apabila Batam sudah kesulitan menangani karantina PMI.
"Prinsipnya, kalau di sini sudah kesulitan menahan arus, bahkan perlu pengalihan arus juga, mereka harus siap," kata Menteri usai meninjau proses kedatangan PMI dari Malaysia saat tiba di Pelabuhan Internasional Batam Centre Kota Batam Kepulauan Riau, Sabtu (8/5/2021).
Saat ini Batam menjadi satu-satunya pintu masuk kedatangan PMI dari Malaysia, sehingga daerah setempat relatif kewalahan menanganinya. Apalagi terdapat protokol kesehatan Covid-19 yang ketat yang harus dilalui PMI, seperti karantina dan tes usap PCR.
Sebenarnya, Tanjung Balai Asahan di Sumut dan Dumai di Riau juga memiliki pintu masuk kedatangan dari Malaysia. Namun, ditutup karena kedua daerah tidak memiliki fasilitas karantina yang memadai. Selain itu, angka penularan Covid-19 di Sumut dan Riau juga meningkat, sehingga diperlukan penanganan.
"Memang Sumut dan Riau cukup meningkat angka Covid-19, kita berusaha nanti bernegosiasi, memperkuat karantina," kata dia.
Apalagi, berdasarkan informasi yang diterimanya, terdapat banyak hotel di Dumai yang bisa digunakan sebagai tempat karantina. Sementara itu, hingga Sabtu, tercatat sekitar 400 PMI yang masih menjalani karantina di tiga rusun di Batam yang ditetapkan pemerintah. Selain itu juga terdapat sejumlah yang menjalani karantina mandiri di hotel-hotel.
.png)

Berita Lainnya
Siang Ini, MUI Gelar Sidang Fatwa Halal Vaksin Sinovac
Kabar Gembira, Pemerintah tidak akan Hapus Tenaga Honorer
Kabarnya Gaji PNS Naik Tahun Depan?
Ini Besaran Insentif untuk Tenaga Medis Tangani Pasien Corona
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Garut, Tak Berpotensi Tsunami
Jokowi: Indonesia Berada di Ring of Fire, Bencana Bisa Terjadi Kapan Saja
Masa Inkubasi Virus di Indonesia 5-6 Hari, Apa Artinya?
PLN Raih Penghargaan 1st The Best of The Best-Human Capital 2021
Kakek Hanya Kerja di Sawah DInyatakan Positif Covid-19
Mendagri Tito: Sistem Pemerintahan IKN Setara Provinsi Kekhususan
Airlangga Hartarto Hingga Luhut Akan Hadiri MNC Group Investor Forum
Wajib Tahu! Begini Ganti Rugi dan Kompensasi Jika Tiang Listrik PLN Ditanam di Tanah Milik Kamu