Pilihan
Jumlah Kasus Covid-19 Meningkat, DPRD Desak Pemko Pekanbaru Gelar Swab Massal
PEKANBARU (INDOVIZKA) - DPRD Kota Pekanbaru mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru agar segera kembali melakukan tes swab massal, terlebih lagi di zona merah penyebaran Covid-19.
Hal tersebut berkaca dalam beberapa pekan belakang jumlah masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 kembali meningkat.
"Dinas Kesehatan Pekanbaru belum maksimal, tes rapid antigen massal seharusnya saat ini sudah dilaksanakan untuk mengetahui berapa sebenarnya warga yang terpapar Covid-19," cakap Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Yasser Hamidy, Ahad (9/5/2021).
Politisi PKS ini mencurigai bahwa saat ini jumlah warga yang sudah terpapar Covid-19 melebihi dari data yang sudah ada, dari itu Dinkes Pekanbaru harus segera melakukan pencegahan penyebaran virus asal Wuhan, China ini ketimbang penanganan.
"Bisa jadi kasus melebihi dari data yang ada, sebaiknya Dinkes membeli alat GeNose untuk menghemat anggaran agar warga terbantu pengecekan apakah warga terjangkit atau tidak," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, angka kematian di Provinsi Riau hari pecah rekor. Dimana terdapat penambahan 26 pasien positif Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia.
"Innalillahi Wainnailaihi Rojiun. Hari ini di Riau terdapat 26 pasien meninggal dunia. Ini menjadi perhatian karena kasus tertinggi selama kasus pandemi Covid-19 di Riau. Dengan begitu total angka kematian pasien Covid 1.225 orang atau 25 persen dari total kasus," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir, Ahad (9/5/2021).
Lebih lanjut Mimi mengatakan, adapun 26 pasien meninggal dunia merupakan usia di atas 50 tahun sebanyak 21 orang, dan di bawah 50 tahun 5 orang.
"Artinya 80 pesen angka kematian merupakan usia lanjut. Dan laki-laki 14 orang dan perempuan 12 orang," terangnya.
Dijelaskan Mimi 26 pasien yang meninggal dunia ini ada di beberapa rumah sakit di Riau, diantaranya RS Awal Bros Sudirman 3 orang, RS Awal Bros Panam 4 orang, RSUD Selasih Pelalawan 2 orang, RS Syafira Pekanbaru 4 orang, RSUD Taluk Kuantan 2 orang, RSUD Mandau 3 orang, RSUD Arifin Achmad, RS Azzahra, RS Evarina, RS Prima, RS Santa Maria, RS Aulia dan RSUD Dumai masing-masing 1 orang.
Kemudian Mimi menyampaikan penambahan kasus hari ini terdapat 454 kasus, yang tersebar di 12 kabupaten kota. Diantaranya Pekanbaru 161 kasus, Dumai 106 kasus, Bengkalis 49 kasus, Kampar 44 kasus, Kuansing 23 kasus, Rohul 22 orang, Rohil 14 kasus.
Lalu Inhil 9 kasus, Inhu 4 kasus, Siak 4 kssus, Pelalawan 3, Kepulauan Meranti 3 kasus. Ada kasus dari provinsi lain di Pekanbaru 12 kasus.
"Dengan penambahan 454 kasus, maka total menjadi 48.872 kasus Covid-19 di Riau. Sedangkan pasien sembuh hari ini 223 orang, sehingga total angka kesembuhan 41.788 orang atau 85 persen dari total kasus," tutupnya.***
.png)

Berita Lainnya
Jelang Tahun Baru, Peminat Terompet di Tembilahan Menurun
Tuntaskan Banjir di Pekanbaru, DPRD Minta Masyarakat Taat Pajak
Prioritas, Plt Dirut RSUD Meranti Bakal Pasang Pagar agar Ternak Tak Masuk
Dinas Kesehatan Inhil Gandeng BRK Syariah Percepat Pengelolaan Dana BLUD dengan SIPD e-BLUD
Pengumuman Update Data Covid-19 di Riau Diawali Siraman Kalbu
Gubri Hadiri Penutupan TMMD ke-111 Kodim 0314/Inhil
Bhabinkamtibmas Polsek Langgam Grebek Warga Hendak Pesta Narkoba
Dishub Pekanbaru Kembali Tindak Jukir Nakal
Pemko Pekanbaru Resmi Terapkan Manajemen Talenta ASN, Perkuat Sistem Merit dan Reformasi Birokrasi
Setiap Orang Masuk ke Riau akan Dipantau dan Wajib Karantina Mandiri
PJ. Bupati Dampingi Deputi Kemenko Marves Tinjau Beberapa Potensi Indragiri Hilir
Ketua Umum HMI Pekanbaru Mendukung Penempatan POLRI di Bawah Presiden