Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Stop Minum Air Kelapa! 4 Kondisi ini Bisa Bahayakan Kesehatan dengan Kondisi Tertentu
INDOVIZKA.COM - Air kelapa yang dikenal sebagai salah satu minuman menyehatkan ternyata bisa menjadi berbahaya bagi orang dengan kondisi tertentu
Air kelapa selama ini dikenal sebagai salah satu minuman yang menyehatkan sekaligus menyegarkan bagi tubuh.
Tak cuma karena rasanya yang enak, air kelapa juga dikenal mengandung elektrolit yang mampu mengganti cairan tubuh dengan cepat.
Tak cuma itu, baru-baru ini kelapa menjadi viral karena dianggap bisa menyembuhkan covid-19.
Meski dikenal sebagai salah satu minuman menyehatkan bahkan sampai viral, air kelapa ternyata bisa jadi berbahaya jika salah dikonsumsi oleh orang dengan kondisi tertentu.
Berikut 5 orang dengan kondisi yang tidak disarankan untuk mengonsumsi air kelapa.
Penderita diabetes
Orang yang menderita diabetes sebaiknya tidak mengonsumsi air kelapa.
Pasalnya, kandungan kalium dan gula yang tinggi dalam minuman satu ini membuatnya tidak aman dikonsumsi penderita diabetes.
Kandungan gula di air kelapa bisa jadi boomerang yang membuat diabetes sulit terkontrol.
Gangguan ginjal
Orang yang memiliki gangguan pada ginjal mereka sebaiknya tidak mengonsumsi air kelapa karena bisa membahayakan.
Kandungan potasium pada air kelapa bisa mebuat ginjal terbebani.
Penyakit jantung
Kandungan potasium air kelapa ternyata tak cuma membebani ginjal, tapi juga berdampak buruk pada penderita jantung.
Kandungan potasium dan kalium yang tinggi pada air kelapa bisa mempengaruhi kesehatan jantung orang yang sudah memiliki kelainan pada organ tersebut.
Orang yang tengah mengonsumsi obat
Untuk orang yang tengah mengonsumsi obat sebaiknya hati-hati saat mengonsumsi air kelapa.
Pasalnya, penggabungan konsumsi beberapa obat jenis tertentu seperti inhibitor ACE, beta blocker dan beberapa antibiotik seperti penicilin dengan air kelapa bisa berbahaya.
Konsumsi air kelapa dan obat jenis itu secara berbarengan bisa membuat kadar kalium dalam darah semakin tinggi dan kondisi itu berbahaya bagi tubuh.
.png)

Berita Lainnya
Meriahkan Milad Inhil ke-57 , Dinkes Inhil Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Kepada Masyarakat
Hari Ini Riau 134 Kasus Positif, Puncak Tertinggi Selama Covid-19
6 Manfaat Minum Teh yang Jarang Diketahui Orang
Update Perkembangan Covid-19, 1 April 2020 di Inhil
Begini Cara Virus Korona Masuk ke dalam Tubuh
Kasus Stunting di Kecamatan Tembilahan Butuh Penanganan Holistik
Hari Ini, 202 Pasien Covid-19 di Riau Sehat Kembali, Kasus Baru 125 Orang
Hari Ini Riau 195 Kasus Positif Covid-19
7.992 ODP di Riau Selesai Pemantauan
Seketaris Dinkes Inhil Buka Secara Resmi Pencanangan Imunisasi Humas Papilomavirus
BIAN 2022 Dipusatkan di Kepri, Presiden Jokowi dan Menkes Budi Akan Hadir Langsung
Kadinkes Inhil Ikuti Zoom Meeting Pencanangan Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting