Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Banyak Gelper di Pekanbaru Diduga Tak Bayar Pajak, Bapenda Diminta Turun ke Lapangan
INDOVIZKA.COM - Banyaknya pemasukan dari pajak dan retribusi yang tidak terpungut di gelanggang permainan (gelper) dan tempat hiburan yang tersebar di beberapa ruas kota membuat sebagian pendapatan dari sektor ini diduga ”bocor”.
Hal itu lantaran tidak adanya pengawasan dan penegakan hukum yang tegas dari otoritas pemungut seperti Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru.
Walhasil, banyak gelper diduga tidak membayar karena instrumen yang bertanggung jawab dari Pemerintah Kota Pekanbaru untuk mengumpulkan pundi-pundi pendapatan yakni Bapenda, terkesan anteng.
”'Kita minta Bapenda turun ke lapangan. Kalau perlu, periksa satu per satu objek pajak bandel ini. Bukan hanya gelper, tapi objek pajak lainnya seperti usaha kuliner dan lain-lain,” ujar Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri, Selasa (14/1/2020).
Untuk objek pajak yang bandel, imbuhnya, Bapenda harus segera melakukan penindakan dengan melibat aparat hukum baik kejaksaan maupun Satpol PP.
”Kita ingin ada asas keadilan dalam pemungutan pajak dan retribusi. Tidak bisa hanya satu dua gelper saja yang membayar pajak, tapi seluruhnya,” pungkasnya. (*)
.png)

Berita Lainnya
Jual Narkotika Dalam Bentuk Prangko, Oknum ASN di Riau Ditangkap BNNP
Kabareskrim Jamin Tuntaskan Kasus yang Jadi Perhatian Publik
Diduga 'OD' Ekstasi, Video Wanita Geleng-Geleng Kepala di Jalan Jadi Viral
Pria Ini Injak Al-Quran untuk Buktikan Dirinya Tak Mencuri
Ditusuk di Perut, Pelajar di Seberang Tembilahan Barat Jadi Korban Curas
Polisi Kembali Amankan 15 Kg Sabu dari Tersangka Jaringan Internasional di Bengkalis
Tim Gabungan Amankan 105 Bal Pakaian dan Sepatu Bekas Selundupan
Seorang Pemuda Bejat di Inhil Cabuli Bocah Perempuan Dipadang Sawit
6 Petugas Bea Cukai Tembilahan Diperiksa Internal
Ngaku Tak Lihat Perempuan Satu Bulan, Pria Ini Perkosa Nenek 51 Tahun
Mayat Wanita Tanpa Busana Ditemukan Warga di Kempas
Baru Diisi Barang Senilai Ratusan Juta, Kios Pakaian di Pasar Tembilahan Ludes Terbakar