Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Banyak Gelper di Pekanbaru Diduga Tak Bayar Pajak, Bapenda Diminta Turun ke Lapangan
INDOVIZKA.COM - Banyaknya pemasukan dari pajak dan retribusi yang tidak terpungut di gelanggang permainan (gelper) dan tempat hiburan yang tersebar di beberapa ruas kota membuat sebagian pendapatan dari sektor ini diduga ”bocor”.
Hal itu lantaran tidak adanya pengawasan dan penegakan hukum yang tegas dari otoritas pemungut seperti Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru.
Walhasil, banyak gelper diduga tidak membayar karena instrumen yang bertanggung jawab dari Pemerintah Kota Pekanbaru untuk mengumpulkan pundi-pundi pendapatan yakni Bapenda, terkesan anteng.
”'Kita minta Bapenda turun ke lapangan. Kalau perlu, periksa satu per satu objek pajak bandel ini. Bukan hanya gelper, tapi objek pajak lainnya seperti usaha kuliner dan lain-lain,” ujar Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri, Selasa (14/1/2020).
Untuk objek pajak yang bandel, imbuhnya, Bapenda harus segera melakukan penindakan dengan melibat aparat hukum baik kejaksaan maupun Satpol PP.
”Kita ingin ada asas keadilan dalam pemungutan pajak dan retribusi. Tidak bisa hanya satu dua gelper saja yang membayar pajak, tapi seluruhnya,” pungkasnya. (*)
.png)

Berita Lainnya
Tahanan Polsek Tenayan Raya Kabur, Rahmat Handayani Imbau Warga Waspada
Sempat Duel Dengan Korban, Pelaku Curas Toko Siang Malam Diringkus Polisi
Motif Pembunuhan di Pekanbaru, Abang Sakit Hati Adiknya Suka Lawan Ortu
Jual Ekstasi dan Shabu, Ibu 38 Tahun Diringkus Polsek Tembilahan di Rumahnya
Tersangka Kasus Korupsi yang Juga Mantan Sekretaris MA Pukul Petugas KPK
Korban Tabrak Lari, Ibu dan Anak di Rohil Tewas Mengenaskan
Bunuh Anak Kandung Masih Balita, Seorang Ibu Dibawa ke RS Jiwa
239 Warga Binaan Rutan Kelas IIB Rengat Dapat Remisi di Idul Fitri
10 Tahanan Kabur dari Sel Polsek Rumbai Berhasil di Ringkus
Kejari Pelalawan Terapkan Restorative Justice Untuk Hentikan Perkara Pidana Penganiyaan
Kapolda Riau Dapati Aktivitas Illegal Logging di Kawasan Teluk Pulau
Kajati Riau Warning Jaksa Minta Proyek, Warga Diminta Melapor