Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Didukung Indorelawan, Komunitas di Kepulauan Selayar Gelar ‘Patroli Plastik
SELAYAR (INDOVIZKA) - Sebuah aksi unik dilakukan oleh sejumlah komunitas di Kepulauan Selayar yang dimotori oleh Gerakan Selayar Bebas Sampah Plastik dan didukung oleh Indorelawan, sebuah organisasi nirlaba yang memfasilitasi kolaborasi organisasi/ komunitas sosial dan relawan.
Aksi anti mainstream tersebut bernama Patroli Plastik. Patroli plastik sendiri adalah agenda reguler Gerakan Selayar Bebas Sampah Plastik. Gelaran kali ini, Minggu (31/10/2021), dilaksanakan sebagai acara puncak dari event Zero Waste and Youth Fest yang sejak 23 Oktober di Kepulauan Selayar. Di mana sebelumnya, telah dilangsungkan kegiatan Selayar Bebas Sampah Plastik Road to School di tiga sekolah yang dipilih.
Patroli Plastik adalah aktivitas menukarkan material plastik yang digunakan oleh masyarakat di tempat-tempat umum dengan wadah yang lebih ramah lingkungan. Patroli Plastik sebagai bagian dari event Zero Waste and Youth Fest 2021 juga berisi aktivitas memungut sampah sambil berolahraga (jogging).
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
- Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
“Jogging sambil memungut sampah atau plogging adalah aktivitas yang sangat populer di Eropa dan kami adopsi sebagai cara baru mengkampanyekan perilaku less plastic,” ucap Hasriani selaku project Manager pada organisasi Gerakan Selayar Bebas Sampah Plastik.
Untuk Patroli Plastik edisi Minggu (31/10/2021), hari ini, ribuan kresek yang digunakan oleh pengunjung Pasar Bonea, pasar terbesar di Kepulauan Selayar, ditukarkan dengan tas belanja non sekali pakai yang terbuat dari kain. Sementara itu ada puluhan karung sampah plastik yang terkumpul pada kegiatan logging yang dilakukan pada hari yang sama.
“Saat menukarkan kantong plastik yang dipakai warga, kami juga melakukan sosialisasi tentang bahaya polusi sampah plastik, diantaranya dari kresek yang kerap digunakan masyarakat selama ini. Kami melakukannya tentu dengan cara yang simpatik,” ucap Riyadi Achmad selaku Program Leader Gerakan Selayar Bebas Sampah Plastik di lokasi kegiatan.
Patroli Plastik juga diikuti oleh sejumlah organisasi lain seperti Karang Taruna, Masyarakat Sadar Wisata (MASATA), kelompok pelajar dan komunitas lainnya.
“Pelibatan komunitas menjadi upaya kami mengangkat problem sampah plastik sebagai isu bersama,” lanjut Riyadi.
Adapun dukungan Indorelawan pada acara Patroli Plastik ini menjadi bagian dari program Temali Project, dimana organisasi Indorelawan memberikan supporting pada komunitas-komunitas yang dinilai memiliki ide yang konstruktif, diantaranya pada isu bebas plastik.
.png)

Berita Lainnya
MUI Riau Kutuk Keras Bom Bunuh Diri Gereja Ketedral Makassar
Menaker: Penetapan UMP 2022 bakal mengacu pada UU Cipta Kerja
Gelar Bimtek Tahapan Pemilu 2024, Ketua KPU RI Sampaikan Terkait Penyamaan Persepsi dan Pemahaman Tentang Peraturan KPU
DPR Pesimistis Program Kartu Prakerja Berjalan Sukses
Kembali Diperpanjang, Seluruh Provinsi Akan Terapkan PPKM Mikro
Pemerintah Cairkan Bonus Rp24 Miliar untuk Tenaga Medis
BLT UMKM Rp1,2 Juta Cair! Tunggu Tanggal Peluncurannya
Tim Pansel KPU - Bawaslu Sebut Sudah Ada 740 Pendaftar
Mendagri Tito: Sistem Pemerintahan IKN Setara Provinsi Kekhususan
Ini PR Pertama Menteri Sandiaga Uno dari DPR RI
PPP Riau Gelar Rapimwil, Bahas Teknis Muktamar di Tengah Pandemi Covid-19
Tiga Korban Alami Luka Bakar Usai Insiden di Pusat data Google