Pilihan
Maksimalkan Desa Wisata,
Sandiaga Uno Berencana Berikan DAK bagi Desa Wisata dan Pelaku Seni Budaya
JAKARTA (INDOVIZKA) - Untuk memaksimalkan pembangunan serta kualitas dan daya tarik Desa Wisata di seluruh Indonesia, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, berencana akan memberikan Dana Alokasi Khusus (DAK) kepada seluruh Desa Wisata dan para pelaku seni budaya di masing-masing desa itu.
Melalui kebijakan yang bertujuan menciptakan desa pariwisata, dengan daya tarik mengedepankan ikon serta budaya lokal masing-masing daerah, diharapkan mampu mengangkat destinasi masing-masing daerah, serta mendukung pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui kuliner, kriya lokal daerah masing-masing.
"Untuk memaksimalkan desa wisata nantinya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berencana akan memberikan DAK kepada seluruh desa wisata dan para pelaku seni budaya di Indonesia," kata Sandiaga Uno dalam rapat bersama Komisi X DPR, Kamis (14/1/2021).
Dijelaskannya dengan kebijakan itu industri pariwisata akan diarahkan untuk bisa bertahan dalam segala kondisi termasuk di tengah kondisi pandemi saat ini. Lalu, kolaborasi di mana Kemenparekraf akan menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan bekerjasama dengan sinergi untuk mencapai pertumbuhan yang maksimal.
"Untuk menerapkan upaya tersebut kita akan sampaikan strategi inovasi. Ini upaya mendasar mulai dari kebersihan toilet, hotel program destinasi super prioritas. Desa wisata ini kita perbaiki produk ekrafnya, kuliner, kriya. Mulai dari busana tarian sampai infratruktur dan interkoneksi," jelasnya.
Atas rencana kebijakan itu, Sandiaga Uno berjanji akan segera menyusun rencana anggaran yang mengatur besaran dari DAK yang akan dialokasikan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kepada masing-masing desa pariwisata di tahun 2021 ini.***
.png)

Berita Lainnya
Muhaimin : Penghapusan Jalur PNS Guru Ancam Kualitas Pendidik
Cegah Bentrok, Polisi akan Tertibkan Simbol dan Fasilitas Ormas
Catat! Ini Daftar Barang dan Jasa yang Kena PPN 11 Persen
Kemendagri Apresiasi Capaian Realisasi APBD 2021 Provinsi Riau
Ramai Kritik Luhut Urus Minyak Goreng, Bisa Picu Konflik Kepentingan
Mulai 1 Februari, Harga Rokok Resmi Naik 12,5 Persen, Ini Rinciannya
Airlangga Hartarto Instruksikan Kader Golkar Kawal Program Vaksinasi Pemerintah
Abdul Wahid Sebut RUU Provinsi Riau Merupakan Otonomi Khusus Bagi Riau
ASN, TNI-Polri hingga Karyawan Swasta Dilarang Cuti saat Libur Tahun Baru dan Natal
Jokowi Sebut Istana Negara Akan Pindah ke IKN Baru Pada 2024
Pemerintah Akan Hapus Kelas Peserta BPJS Kesehatan
Kalangan Milenial Terlibat Aksi Teror, Legislator Muda Minta Program Deradikalisasi Harus Relevan