Pilihan
Megawati Minta Jokowi Memberikan Perhatian Terbaik Kepada SBY
JAKARTA (INDOVIZKA) - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mendoakan Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapat kesembuhan. SBY diketahui akan menjalani perawatan kanker prostat.
"Politik itu sejatinya penuh dengan wajah kemanusiaan. Karena itulah ketika mendapat informasi bahwa Pak SBY sakit, kami mendoakan agar Beliau mendapat rahmat kesembuhan, diteguhkan semangatnya dan mendapatkan perawatan terbaik," katanya dalam keterangannya, Selasa (2/11).
Dia mengungkapkan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendorong pemerintah memberikan perawatan terbaik kepada SBY. Megawati merekomendasikan Presiden Joko Widodo untuk memberikan perhatian terbaik agar dokter Istana Kepresidenan dapat membantu Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu mendapatkan perawatan terbaik.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
"Sebagaimana halnya ketika Pak Harto sakit, Ibu Megawati Soekarnoputri dengan kehalusan rasa kemanusiaan Beliau, mendorong pemerintah agar melalui dokter kepresidenan memberikan perawatan terbaik, maka kami pun juga merekomendasikan hal yang sama, agar Presiden Jokowi memberikan perhatian terbaik agar dokter istana kepresidenan yang dikenal ahli dapat membantu Pak SBY untuk mendapatkan perawatan terbaik," ujar Hasto.
Diberitakan, Staf Pribadi Presiden RI Ke-6 Ossy Dermawan mengkonfirmasi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menderita kanker prostat. SBY akan melakukan medical check-up dan treatment di luar negeri dalam waktu dekat.
Dia mengungkapkan pengobatan SBY akan dilakukan di RS luar negeri yang memiliki pengalaman panjang dan teknologi yang maju untuk menangani kanker prostat. Keputusan itu diambil setelah berkonsultasi dengan tim dokter Indonesia.
"Sesuai dengan diagnosa dari Tim Dokter, bapak SBY mengalami kanker prostat (prostate cancer)," kata Ossy dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, Selasa (2/11).
Ossy mengatakan kanker prostat yang dialami SBY masih berada dalam stadium awal. Hal tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan baik melalui metode MRI, biopsi, Positron Emission Tomography (PET) Specific Membrane Antigen (SMA) Scan dan pemeriksaan yang lain.
"Tim dokter menyimpulkan semua opsi terbuka untuk melakukan pengobatan dan penyembuhan bapak SBY," ujar Ossy.
.png)

Berita Lainnya
Pemerintah Tegaskan Vaksin Mandiri Tak Bisa Dibeli Perorangan
Mahfud MD Serukan Komponen Bangsa Jaga Pemahaman Agama Khas Indonesia
Airlangga: Perpanjangan PPKM untuk Kemaslahatan Masyarakat
Pemerintah Sediakan Vaksin Gratis dan Rapid Tes Harga Terjangkau saat Libur Nataru
Komnas PA: Perlu Gerakan Perlindungan Anak di Tingkat Kampung
Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan dengan NIK KTP
Ini Alasan Pemerintah Perpanjang PPKM Mikro Hingga 8 Maret
Tekan Kabar Hoax, Bawaslu,KPU,KPI dan Dewan Pers Bentuk Gugus Tugas Penyiaran Berita
Hati-hati! Bisa Jadi CPNS Tanpa Tes Hoaks
Prabowo Disebut ‘Hello Kitty’ Bukan Singa, Lantaran Lembek Sikapi Insiden Natuna
Gus Yahya Memaknai Nama Kota Nusantara
Surplus Perdagangan Pecah Rekor, Bantu Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi