Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Ini Dia Poros Terpenting Jalan Tol Trans Sumatera
JAKARTA, (INDOVIZKA) - Di Provinsi Sumatera Selatan, saat ini tengah diselesaikan konstruksi Jalan Tol Trans Sumatera Kayu Agung-Palembang-Betung sepanjang 111,69 km. Jalan tol ini adalah poros terpenting dari Jalan Tol Trans Sumatera, sebagai backbone Sumatera Selatan yang menjadi ruas terakhir menghubungkan Pelabuhan Bakauheni hingga Palembang.
"Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung merupakan salah satu jalur utama di Trans Sumatera yang akan kita kejar penyelesaiannya" kata Sekretaris BPJT Triono Junoasmono, dikutip dari keterangan resmi, Rabu (10/11/2021).
Jalan Tol yang dikelola oleh PT Waskita Sriwijaya Tol ini dibangun dalam dua tahap. Tahap pertama terbentang dari Kayu Agung hingga SS Kramasan sepanjang 42,5 km yang sudah dioperasikan pada bulan April 2020 dan Januari 2021. Selanjutnya tahap kedua SS Kramasan-Betung sepanjang 69,19 km yang masih dalam tahap penyelesaian konstruksi.
Sekretaris BPJT Triono Junoasmono mengatakan, untuk tahap kedua SS Kramasan-Betung saat ini masih dalam tahap penyelesaian konstruksi dengan progres sebesar 22% dan akan ditargetkan beroperasi pada tahun 2023.
"Keberadaan Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung, selain menghemat waktu perjalanan pengguna jalan tol juga diharapkan dapat meningkatkan ekonomi wilayah, tidak hanya untuk pengguna jalan tol melainkan masyarakat sekitar wilayah daerah yang diharapkan dapat merasakan peningkatan ekonomi wilayah dengan kehadiran jalan tol ini," jelas Triono.
Jalan tol dengan nilai investasi sebesar Rp 22,17 triliun ini juga terhubung dengan kawasan-kawasan produktif seperti Kawasan Industri, pariwisata, bandara, dan pelabuhan. Ini diharapkan dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri.
Dalam pembangun Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung akan dibangun Jembatan Sungai Musi sepanjang 1,7 km yang merupakan jembatan terpanjang di Jalan Tol Sumatera Selatan. Pembangunan Jembatan ini tetap memperhatikan keadaan lingkungan sekitar selaras dengan komitmen Kementerian PUPR bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang terus berkomitmen membangun infrastruktur tanpa merusak lingkungan.
.png)

Berita Lainnya
Polri Sebut Kecelakaan Mudik Lebaran Tahun Ini Menurun
Kasus Omicron Pertama di RI Diduga Tertular dari WNI Bepergian ke Nigeria
Kepala BNPB Minta Warga Ikuti Info Semeru dari Pemerintah Agar Tak Termakan Hoaks
Kejagung Tuntut Mati Terdakwa Asabri, Koruptor Diyakini Bakal Kapok
NIK akan Dipakai sebagai Nomor Kepesertaan BPJS Kesehatan
1.955 Personel Keamanan Jaga Demonstrasi di Istana Negara Hari Ini
Sederet Kecelakaan Lalu Lintas Berulang di Jalan Tol
BNI Dukung Peningkatan Kompetensi Wartawan
31 Ribu ASN Dapat Bansos, Pimpinan Komisi VIII Desak Kemensos Perbaiki Data
Vaksinasi Upaya Perlindungan Bagi Tenaga Kesehatan
Cegah Varian Baru Corona, RI Perlu Tutup Penerbangan?
Ujian SKB CPNS Pemprov Riau Digelar Agustus