Pilihan
12 November Hari Ayah Nasional Berawal dari Pertanyaan: Apakah Ada Hari Ayah?
JAKARTA (INDOVIZKA) - Hari Ayah Nasional diperingati setiap 12 November. Berbeda dengan Hari Ayah Internasional yang diperingati setiap 20 Juni, Hari Ayah Nasional ini, berawal dari sayembara yang diadakan untuk ibu. Lalu, bagaimana sejarahnya?
Peringatan Hari Ayah Nasional berawal dari Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) mengadakan peringatan Hari Ibu di Solo, Jawa Tengah pada 2014. Perkumpulan ini merupakan paguyuban yang bergerak di bidang budaya dan lintas agama. Acara yang diadakan merupakan Sayembara Menulis Surat untuk Ibu yang diikuti oleh anak sekolah, mahasiswa, dan masyarakat umum.
Setelah acara selesai, para peserta menanyakan acara Sayembara Menulis Surat untuk Ayah. Hal ini membuat penyelenggara jadi berinisiasi untuk mencari tahu hari ayah di Indonesia. Namun, Indonesia belum memiliki hari ayah, sehingga Tim PPIP berusaha menetapkan hari ayah nasional.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Melalui berbagai proses kajian, akhirnya PPIP menyelenggarakan deklarasi Hari Ayah Indonesia pada 12 November di Pendopo Gede Balaikota Solo dengan dihadiri ratusan orang. Melansir laman sumenepkab.go.id, gagasan ini dideklarasikan karena ayah merupakan bagian dari keluarga dan berperan penting dalam membentuk karakter keluarga.
Setelah deklarasi, acara dilanjutkan dengan sungkeman kepada ayah. Deklarasi ini dihadiri juga oleh Wakil Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. Ia berharap dengan adanya Hari Ayah Nasional, peran ayah dalam keluarga selalu diingat. Melalui deklarasi ini, Hari Ayah Nasional digabung dengan Hari Kesehatan Nasional dan menciptakan semboyan “Semoga Bapak Bijak, Ayah Sehat, Papah Jaya”.
Deklarasi Hari Ayah juga dilakukan di Maumere, Flores, dan Nusa Tenggara Timur. Pada waktu yang bersamaaan dengan deklarasi, diluncurkan buku bertajuk “Kenangan untuk Ayah” yang memuat 100 surat karya anak bangsa.
Kemudian, para penyelenggara memberikan buku “Kenangan untuk Ayah” dan piagam deklarasi kepada Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beserta empat bupati di Merauke, Pulau Rote, Sabang, dan Sangir Talaud. Semenjak itu, 12 November ditetapkan sebagai Hari Ayah Nasional.
.png)

Berita Lainnya
Pertamina Pastikan Toilet SPBU Bersih, Nyaman dan Gratis
Proses Seleksi CPNS 2019 Dilanjutkan
DPR Minta Pemerintah Bertindak Cepat Perbaiki Tol Cipali
Komisi XI DPR Setuju Suntik Modal 11 BUMN di 2021 dan 2022, Ini Daftar Lengkapnya
Cara Lengkap untuk Wajib Pajak Ikut Program Pengungkapan Sukarela
Rakernas SIWO PWI 2023, Empat Daerah Ajukan Diri Tuan Rumah Porwanas XIV
Jokowi Dukung Indonesia Gantikan Vietnam Jadi Tuan Rumah ASEAN Para Games ke-11
BIN Buka Lowongan Tim Penanganan Corona, yang Lolos Bisa Jadi PNS!
PNS Ini Menang Banyak: Dapat Tunjangan dan Bakal Naik Gaji!
UU Ciptaker, Pekerja Asing Makin Mudah Masuk RI
Abdul Wahid Minta Erick Tohir Evaluasi PT INTI
KNKT Pastikan Sriwijaya Air SJ-182 Tidak Meledak di Udara