Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Operasi Zebra Jaya 15-28 November 2021, Polisi Pastikan Tidak Ada Razia
JAKARTA (INDOVIZKA) - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya rencananya akan melakukan operasi zebra pada Senin (15/11/2021). Operasi zebra kali ini akan menyusuri jalanan yang rawan pelanggaran lalu lintas di DKI Jakarta.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan operasi zebra akan digelar selama 14 hari kedepan.
"Hari Senin besok 15 November sampai 28 November 2021 jadi 14 hari kami akan laksanakan Operasi Zebra Jaya 2021 yang dilaksanakan Ditlantas, Dishub, Satpol PP, POM TNI AL dan AU," katanya di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (12/11/2021).
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Sambodo memastikan tak ada razia dalam Operasi Zebra Jaya. Pihaknya akan melakukan patroli mobile di sejumlah titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas.
Kata Sambodo, pihaknya sudah memetakan sejumlah ruas jalan di Ibu Kota Jakarta yang akan disambangi patroli Operasi Zebra Jaya.
Misalnya saja di kawasan Jakarta Selatan ada Jalan Fatmawati, Jalan Panglima Polim, Jalan TB Simatupang. Kemudian di Jakarta Timur ada di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), kemudian Jalan Panjaitan, dan Jalan Sutoyo.
Lalu di kawasan Jakarta Barat ada Jalan S Parman, kawasan Roxy Grogol Petamburan, Jalan Daan Mogot. Sementara di Jakarta Pusat patroli akan diutamakan di Jalan Gunung Sahari.
"Berbeda dengan operasi zebra jaya sebelumnya. Operasi di tahun 2021 ini tak ada razia karena riskan menimbulkan kerumunan jadi kami akan patroli keliling," ujar Sambodo.
Sambodo menjelaskan, operasi zebra akan berlangsung selama dua pekan. Kali ini operasi zebra jaya juga akan berfokus pada operasi protokol kesehatan.
Selain itu, operasi zebra ini juga akan melakukan beberapa pemeriksaan, di antaranya memeriksa terkait pelat nomor khusus secara random.
Sambodo mengatakan, akan memeriksa pelat nomor kendaraan roda dua atau roda empat secara random. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mengetahui kesesuainnya dengan surat-surat kendaraan tersebut.
"Penggunaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) enggak sesuai kami akan cek dengan kendaraan yang punya pelat nomor seperti RFS, RFD, RFL, RFU, RFO, RFH hingga RFQ," ujar Sambodo.
.png)

Berita Lainnya
Dipakai untuk Balas Dendam hingga Bungkam Kritik, Aktivis dan Praktisi Medsos Berharap UU ITE Direvisi
Kemendagri Ingatkan Kepala Daerah Segera Melantik Jabatan Fungsional
Kurikulum pendidikan 2013 dinilai aneh dan lucu
Erick Thohir Minta Startup Kembangkan SDM Dalam Negeri
Tertinggi dalam 3 Tahun Terakhir, Dana Pemda Mengendap di Bank Tembus Rp157 Triliun
Mendes PDTT: Dana Desa Bisa Dipakai Untuk Pencegahan Covid-19
KSP: Pemindahan IKN Wujud Keseriusan Indonesia Menghadapi Pemanasan Global
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4 Dibuka Pekan Depan, Kuota Lebih Banyak
Krisdayanti Kritik LMKN Tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu atau Musik
WhatsApp Bakal Tambah Jumlah Anggota untuk Panggilan Video Grup
ROAD TO HPN 2024, WAMENKOMINFO NEZAR PATRIA MELUNCURKAN BUKU "BERNALAR SEBELUM KLIK"
Kemendikbud: Klaster Covid di Sekolah karena Tak Patuh Prokes