Pilihan
Presiden Jokowi di Muktamar NU: Nantinya Pengajian Bisa Dilakukan di Metaverse
JAKARTA (INDOVIZKA) - Presiden RI Jokowi berbicara tentang dunia metaverse saat membuka acara Muktamar PBNU ke 34 di Lampung. Menurutnya, nantinya kedepan dakwah maupun pengajian bisa dilakukan secara virtual dengan metaverse. Maka itu, ia meminta Nahdlatul Ulama (NU) bisa mengantisipasi kemajuan teknologi ini.
"Nanti semuanya, dakwah akan virtual, pengajian virtual. Jadi betul-betul ketemu seperti ini bukan seperti sekarang yang masih video conference. Metaverse akan merubah perilaku ini. Saya tidak tahu, apakah karena pandemi ini dipercepat," kata Jokowi dalam siaran video di channel YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (22/12).
"Dan NU dalam temanya ‘Berkhidmat untuk Peradaban Dunia’, hati-hati peradaban memang harus kita pengaruhi agar maslahat bagi umat manusia di seluruh dunia khususnya di negara Indonesia. Jadi, hati-hati menyikapi ini," tambah Jokowi.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Ia kembali bercerita kala bertemu dengan Pendiri sekaligus CEO Facebook, Mark Zuckerberg pada 2016. Saat itu dirinya diajak bermain pingpong bersama Zuckerberg dengan menggunakan Oculus – virtual reality headset. Permainan pingpong yang dilakukannya bersama Zuckerberg, terasa seperti bermain pingpong di dunia nyata.
"Saya diajak saat itu, main pingpong. Tapi tidak ada meja dan bolanya. Pakai kacamata oculus kemudian main bersama. Sama kayak main ping pong persis 100 persen. Keringetan juga," jelas Presiden Jokowi.
Presiden melanjutkan, Zuckerberg membisikan kepadanya bahwa apa yang dilakukannya tadi adalah baru awal. Semuanya nanti akan virtual, dan konsep metaverse diperkenalkannya.
"Kantor, Restourant, wisata, mall, semuanya virtual," jelas dia.
Seiring berjalannya waktu, yang dikatakan Zuckerberg betul-betul terjadi. Dia meluncurkan Meta beberapa waktu lalu. Dia berencana menghadirkan dunia maya yang bisa menjadi tempat semua orang bertemu secara virtual.
.png)

Berita Lainnya
Pengamat: Banyak Dampak yang Ditimbulkan Jika Data Medis Bocor
Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Gubri Berharap Tol Pekanbaru Dumai Segera Diresmikan
Cara Memulihkan Akun Twitter Ketika Diretas
Kejati Riau Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Pemkab Siak
Dunia Metaverse Dinodai Kasus Pelecehan Seksual
Bawaslu Inhil Launching Buku Pengawasan Pemilu Tahun 2019
Realisasi APBD Riau 2020 Rendah Dibanding 2019, Ini Alasannya
Polisi Sita Uang Rp20,4 Miliar Terkait Pinjol Ilegal
Masker Model Baru dari Korea, Bisa Dipakai sambil Makan-Minum
Mahasiswa UI Temukan Alat Penerjemah Bahasa Isyarat
Gubri Minta Dukungan Infrastruktur Jaringan pada Kemenkominfo
Telkomsel Tambah Varian Paket Voucher Fisik Internet Mulai dari Rp8 Ribu