Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Pusat Bakal Bantu Riau Sediakan Ruangan Isolasi Pasien Covid-19
PEKANBARU - Guna mengantisipasi terjadinya lonjakan jumlah kasus corona di Riau, Pemerintah Pusat bantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam menyediakan ruang isolasi pasien Covid-19 dengan gejala ringan.
Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Yan Prana Jaya, Senin (14/9/2020).
"Terlebih kalau kita liat, angka kasus terkonfirmasi Covid-19 Riau di setiap harinya meningkat drastis, oleh sebab itu, kita memang harus menambah kapasitas ruang isolasi," ungkap Sekda Riau, Yan Prana Jaya.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Disebutkannya, adapun bantuan dari pemerintah pusat tersebut berupa anggaran untuk perhotelan sekelas bintang dua dan tiga.
"Nantinya hotel tersebut akan dikhususkan untuk isolasi mandiri pasien terkonfirmasi Covid 19. Dan saat ini sedang dikoordinasikan dengan pihak hotel di Riau," ujarnya.
Walaupun ada bantuan dari pusat, ucapnya lagi, namun untuk sementara ini, ruang isolasi yang telah disediakan oleh Pemprov Riau masih mampu untuk menampung jumlah pasien terkonfirmasi Covid 19.
"Artinya, ruangan tersebut guna untuk mengantisipasi jika sewaktu - waktu terjadinya lonjakan jumlah kasus yang banyak," katanya.
Saat ditanya berapa hotel yang akan dipergunakan untuk itu, ia menjawan belum bisa memastikan berapa hotel yang akan digunakan untuk dijadikan ruang isolasi.
"Gedung-gedung yang sudah disiapkan sebelumnya masih mampu dan fasilitasnya masih cukup. Maka itu kita belum bisa pastikan berapa hotel yang akan disiapkan," sebutnya.
Yang pasti, tambahnya, penyediaan hotel tersebut akan ditetapkan sebagaimana mestinya, sehingga ketika nanti terjadi peningkatan tidak susah dan tinggal digunakan saja.
Di jelaskannya, saat ini Pemprov fokus bagaimana cara mengatasi agar penyebaran virus ini tidak tambah meluas. "Bagaimana kita bisa memutus mata rantai penularannya di Bumi Lancang Kuning ini," tukas Yan Prana.
Disamping itu, Yan juga terus mengimbau masyarakat untuk dapat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. "Karena jika kita disiplin dengan protokol kesehatan ini, Insyaallah kita bisa mengatasi penyebaran Covid 19," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
Patuhi PPKM, Muscab Ke-V PKB Inhil Diselenggarakan Terbatas
Polisi Sita Uang Rp20,4 Miliar Terkait Pinjol Ilegal
Tidak Transfaran, Masyarakat Inhil Sesalkan Perekrutan Petugas Sensus Penduduk 2020
Leap-Telkom Digital Luncurkan Program Beasiswa Pijar Camp
Gara-gara 'Work From Home', PNS Terancam Diberhentian Massal
Telkomsel Percepat Upgrade Jaringan 3G ke 4G Tahun Ini
Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Gubri Berharap Tol Pekanbaru Dumai Segera Diresmikan
Mahasiswa UI Temukan Alat Penerjemah Bahasa Isyarat
Perbedaan e-KTP digital dan e-KTP Biasa serta Syarat Membuatnya
Daftar Panjang Penipuan Investasi Berkedok Robot Trading, 100 Situs Ini Diblokir
Sertifikat Elektronik Jadi Pendorong Kemajuan Ekosistem Digital
Gara-gara 'Work From Home', PNS Terancam Diberhentian Massal