Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Luas Penanaman Mangrove di Riau Capai 6.320 Hektare
JAKARTA (INDOVIZKA) - Luas areal penanaman mangrove sepanjang 2021 melalui Kegiatan Padat Karya Percepatan Rehabilitasi Mangrove (PKPRM) di Riau mencapai 6.320 hektar. Rehabilitasi mangrove dapat memulihkan lingkungan Pesisir Bengkalis, udang dan ikan pun berdatangan.
Kegiatan rehabilitasi mangrove yang dilaksanakan adalah dengan konsep kerja kolaborasi yang diyakini bisa memulihkan lingkungan di kawasan pesisir.
"Kegiatan PKPRM ini dilaksanakan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), KPH bersama dengan kelompok masyarakat setempat," kata Kumar, pelaksana PKPRM di Bengkalis, kepada wartawan dilansir Antara, Jumat (24/12).
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
- Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
Kumar mengatakan, pada beberapa titik lokasi bibit yang ditanam sejak 2019 mulai terlihat tumbuh. Di lokasi ini udang, lokan dan ikan mulai kembali datang ke pinggir pantai, menandakan bahwa lingkungan yang rusak mulai perlahan pulih.
"Tantangan yang tidak mudah di lapangan adalah ombak, sebagian bibit memang hanyut atau bahkan ada yang mati. Namun demikian masyarakat tetap berupaya menyisip bibit mangrove, sebagai ikhtiar menjaga kampung mereka," katanya.
Program ini, katanya lagi, sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong masyarakat yang semula mereka tidak terlalu peduli dengan lingkungannya dan dari kegiatan mangrove sudah banyak memberi manfaat untuk masyarakat.
Kepala BPDASHL Indragiri Rokan KLHK, Irpana Nur, menyebutkan dampak ganda dari mangrove adalah tercatat 271.969 Hari Orang Kerja (HOK), dengan keterlibatan sekitar 168 kelompok masyarakat, dan anggota kelompok penerima padat karya mencapai 5.362 orang.
Dari kegiatan PKPRM 2021, tercatat 19,8 juta lebih bibit tertanam, dan tantangannya bagaimana mempertahankan keberadaan bibit untuk tetap terus tumbuh dan hidup menjadi benteng menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi.
.png)

Berita Lainnya
Sepanjang 2020 Indonesia Hadapi 3.253 Bencana, Jokowi: Bukan Angka yang Kecil Tapi Cobaan
Airlangga Beberkan Sederet Insentif Demi Pulihkan Ekonomi
Tol Layang Jakarta-Cikampek Bergelombang, Penjelasan Kemenhub Kok Begini?
KPK sebut Banyak Politikus dan Kepala Daerah Mulai Sibuk Cari Dana untuk Pemilu 2024
Wajib Tahu! Begini Ganti Rugi dan Kompensasi Jika Tiang Listrik PLN Ditanam di Tanah Milik Kamu
Anggota DPRD Pekanbaru Ini Geram Rapat Paripurna Selalu Telat
Foto KTP-el Bisa Diganti, Berikut Syarat dan Ketentuannya
Harga BBM Berubah Lagi, Cek Harga Terbaru di SPBU Pertamina, Shell, Vivo & BP
Tim Pakar Covid-19 Ungkap Alasan Pemerintah Belum Lockdown
Besok, Presiden RI Joko Widodo Resmikan Tol Pekanbaru-Dumai
Terkait Kecurangan di Seleksi CPNS, Menpan RB Didesak Seleksi Ulang Secara Menyeluruh
Ketua MPR Nyatakan Tidak Adil Mudik Dilarang, Tapi 305 WNA India Difasilitasi Masuk Indonesia