Pilihan
Harga Sudah Turun, Ibu-Ibu Diminta Tak Borong dan Timbun Minyak Goreng
JAKARTA (INDOVIZKA) - Kepala Dinas Perindakop UMKM dan Tenaga Kerja Papua, Omah Laduane meminta masyarakat tidak memborong dan menimbun minyak goreng (migor). Sebab, harga kebutuhan ini akan turun pada Selasa (25/1) mendatang.
"Masyarakat terutama ibu-ibu tidak perlu membeli minyak goreng berlebihan karena secara serentak harganya akan turun Selasa mendatang sesuai instruksi pemerintah, " aku Laduane kepada Antara di Jayapura, Minggu (23/1).
Diakui, saat ini yang sudah menurunkan harga minyak goreng adalah merek Bimoli dan itu dilakukan sejak Jumat (21/1) hingga beberapa pusat perbelanjaan diserbu masyarakat.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Namun sesuai pengumuman pemberlakuan harga minyak goreng Rp 14.000 per liter di pasar tradisional baru diterapkan Selasa mendatang,
Sementara itu beberapa ibu yang sedang mengantre di kasir salah satu toko jaringan Saga menyatakan sangat mendukung kebijakan tersebut karena dapat meringankan uang belanja.
"Sangat bersyukur bila harganya turun, tidak saja Bimoli tetapi merek lainnya sehingga kami tidak lagi harus membeli dengan harga yang mahal karena sempat berkisar Rp 21.000 per liter hingga Rp 24.000 per liter," kata mama Aini yang mengaku tinggal di kawasan APO, Kota Jayapura.
"Turunnya harga minyak goreng lumayan karena mencapai Rp 10.000/ per liter," tutupnya.
.png)

Berita Lainnya
Ditjen Pajak Tambah 8 Pemungut PPN PMSE Baru
BPS Catat Riau Alami Inflasi 0,54 Persen
Tertinggi Dalam Sejarah, Harga Sawit Riau Tembus Rp 2.814,8 Per Kg
10 Cara Menghasilkan Uang dari Instagram Hampir Tanpa Modal
Investasi Masuk Pekanbaru Capai Rp3,096 Triliun
Harga Pertalite Resmi Naik, Pembelian BBM di SPBU Tempuling Dijaga Aparat Berwajib
Harga Karet di Kuansing Kembali Turun
2023 Anggaran Bantuan Logistik Bencana Alam Hanya 500 Juta
Harga Sawit Melejit, Petani di Kampar Garap Lahan Terbengkalai
Koordinasi Fiskal-Moneter Diperkuat, Rupiah dan Stabilitas Ekonomi Tetap Terjaga
Pertamina Segera Buka 4 Pertashop di Riau
OJK Catat 7,19 Juta Investor Pasar Modal per 2021, Setengahnya Generasi Milenial