Pilihan
Warga Mengeluh, LPG 3 Kg Langka di Tembilahan
INDOVIZKA.COM - Kelangkaan LPG 3 Kg atau kerap disebut Gas Melon kembali dirasakan masyarakat Inhil sepekan terakhir.
Kelangkaan gas tersebut diakui Melly (30) warga Kelurahan Sungai beringin, Kecamatan Tembilahan sudah terjadi sejak satu pekan terakhir. Ia mengaku bahwa saat ini kesulitan untuk mencari gas 3 kg untuk kebutuhan memasak sehari-hari.
"Sudah keliling cari gas (3 kg) sampai ke Kecamatan Tembilahan Hulu, Namun tidak ada juga," sebutnya kepada wartawan, Selasa (22/09/2020).
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Hal serupa juga diakui Fitriadi (38) Pemilik warung kopi di Jalan Baharudin Yusuf Tembilahan. Kelangkaan gas membuatnya khawatir tidak bisa berjualan lagi.
"Warung saya menjual berbagai minuman dan makanan. Kalau tidak ada gas, bingung juga mau bagaimana lagi. Sementara Kita kan jualan menggunakan gas," keluhnya.
Lanjutnya, Fitriadi berharap, pemerintah daerah melalui Dinas Terkait dapat melalukan upaya kroscek ke lapangan agar mengetahui penyeban kelangkaan gas 3 kg tersebut
"Selain langka, kalau pun ada di jumpai ditingkat pengecer, Harga LPG 3 Kg pun bisa melonjak tinggi bisa mencapai Rp. 45.000 rupiah, sangat jauh dari Harga Eceran Tertinggi (HET)," Ungkapnya. (Jb)
.png)

Berita Lainnya
Bazar Minyak Goreng Murah Diserbu Warga Tembilahan
Daftar Harga Minyak Goreng Terbaru di Alfamart dan Indomaret
Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah, Maybank Indonesia Fasilitasi Forum Pendalaman Pasar Uang dan Valas
Baznas Diminta Bantu Tangani Masalah Kemiskinan Ekstrim di Riau
Pemerintah: Ekonomi RI Tangguh Hadapi Gejolak Global
Satgas Pangan Polri Ungkap Kenaikan Minyak Goreng Akibat Bahan Baku Produksi Melonjak
Rupiah Hari Ini Diprediksi Bisa Menguat Capai Rp 15.500
Koordinasi Fiskal-Moneter Diperkuat, Rupiah dan Stabilitas Ekonomi Tetap Terjaga
Buntu, rapat sengit DPR dan MenkumHAM dilanjutkan besok
Subsidi Gas Melon Dicabut, Ini Strategi yang Dilakukan Pemprov Riau
Realisasi Investasi Triwulan Tembus Rp25,3 Triliun
Uang Kertas Diprediksi Segera Punah Digantikan Aplikasi