Pilihan
Wajib Coba! Keripik Pisang Home Industri Fasya Tawarkan Berbagai Varian Rasa
TEMBILAHAN - Keripik pisang dan amplang udang Fasya cocok menjadi salah satu pilihan untuk camilan bersama keluarga tercinta. Keripik pisang dan amplang udang Fasya ini memiliki tektur yang gurih dan renyah.
Home Industri Fasya ini menggunakan pisang tanduk sebagai bahan utama membuat keripik pisang dan terdapat beberapa varian rasa, seperti original, cokelat, balado dan BBQ.
“Dalam sehari kami mampu produksi 7 Kg keripik pisang,” ujar Owner Home Industri Fasya, Mario. Kamis 9 Juni 2022.
Mario mengatakan keripik pisang dengan coklat dan original menjadi variant best seller disetiap penjualan.
Satu kemasan keripik pisang ukuran satu kilo kata Mario, dibandrol dengan harga Rp 80.000. Sedangkan 1/4 Kg seharga Rp20.000 dan 150 Gram seharga Rp12.000.
Sementara untuk amplang, Home Industri Fasya menyediakan kemasan 1 Kg seharga Rp 80.000, 1/4 Kg Rp20.000 dan 150 Gram Rp12.000.
Selain itu, Mario mengatakan bahwa dirinya telah berjualan Keripik Pisang dan Amplang udah lebih dari 6 tahun.
Untuk yang berminat keripik pisang dan amplang udang Home Industri Fasya bisa menghubungi (WA) 081378446933 atau langsung ke Jalan M Boya Lorong Manggis No.26, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Inhil, Riau.
.png)

Berita Lainnya
Ini Biang Kerok Harga Gula Mahal
Pemprov Riau mengikuti Rakor terkait inflasi bersama Mendagri
MUI Haramkan Kripto Sebagai Mata Uang, Ini Tanggapan Indodax
Mix and Match Makin Mudah dengan 10 Jilbab Segi Empat Ini
Bulog Riau Siap Gelontorkan 1.200 Ton Beras Tanggap Bencana COVID-19
Daftar Harga BBM Februari 2022, Pertamina Tetap dan Shell Naik
Harga Sawit di Riau Pekan Depan Turun, Berikut Penjelasannya
Harga Minyak Melonjak Tajam Tembus USD 88 per Barel
RUPST BNI Setujui Dividen Rp13 Triliun dan Buyback Saham Rp905 Miliar
Abdul Wahid Serahkan Bantuan Paket Mesin Kapal Nelayan di Pelelawan
Warga dan UMKM Serentak Ucapkan Terima Kasih: Bupati H. Herman Telah Hidupkan Ekonomi Rakyat
Pelanggan Keluhkan Tarif Listrik Non Subsidi Melonjak, ini Penjelasan PLN Tembilahan