Pilihan
Kemenkes Ungkap Penyebab Banyak Anak Tertular Covid-19
JAKARTA (INDOVIZKA) - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi mengungkap penyebab banyak anak di Indonesia terjangkit Covid-19. Dari total kasus positif Covid-19 saat ini, 14 persen diantaranya merupakan anak-anak.
"Terkait kasus anak, secara absolut memang terjadi peningkatan karena memang kasus kan jumlahnya meningkat," katanya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Kementerian Kesehatan RI, Rabu (16/2).
Menurut Nadia, mayoritas anak terpapar Covid-19 dari keluarganya. Berawal dari orang tua terpapar Covid-19 tanpa gejala sehingga tidak merasakan terinfeksi Covid-19. Kemudian menularkan kepada anaknya.
- Owner Almaz Fried Chicken Mengundurkan Diri di Saat Brand Tengah Bermasalah
- 6 Manfaat Rebusan Daun Dibawah Ini Bisa Turunkan Gula Darah
- Dinkes Pekanbaru Anggarkan Layanan Kesehatan Doctor On Call
- Dinkes Inhil Gelar Pembekalan Kesehatan kepada 303 Calon Jama'ah Haji
- Dinkes Inhil Canangkan BIAN se-Kecamatan Tembilahan Hulu
"Banyak kasus positif dari orang tua yang kemudian karena tidak berjalan. Sering kali gejalanya itu sangat ringan seperti flu biasa, kemudian tidak dirasakan sebagai gejala Covid-19," jelasnya.
Anak mudah terjangkit Covid-19 saat bersama keluarga karena protokol kesehatan menggunakan masker jarang diterapkan di rumah. Meski banyak anak terpapar Covid-19, tingkat perawatannya terbilang rendah.
"Kalau kita lihat, jumlah anak yang dirawat di rumah sakit itu angkanya sangat kecil, kurang dari 2 persen dari kasus anak yang sebanyak 14 persen," tutupnya.
Data Kementerian Kesehatan 15 Februari 2022, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia mencapai 4.901.328. Terjadi penambahan 57.049 kasus Covid-19 dalam 24 jam.
Dari total kasus positif, sebanyak 4.349.848 sudah sembuh, 145.455 meninggal dunia, dan 406.025 masih menjalani perawatan atau isolasi.
.png)

Berita Lainnya
Ivermectin Diizinkan BPOM Sebagai Obat Terapi Covid-19
Puskesmas se-Inhil Siap Siaga Hadapi Dampak Karhutla
Pasien Covid-19 di Riau Melonjak Lagi 352 Orang, Total Jadi 7.623 Kasus
Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Riau Capai 84 Persen
Cegah Stunting, Berikut Alasan Orangtua Wajib Pantau Kesehatan Anak ke Faskes
Menkes: Indonesia Gunakan Metode SGTF untuk Deteksi Dini Varian Omicron
Dinas Kesehatan Riau Sudah Alokasikan Rp46 Miliar untuk Penanganan Covid-19
RSUD Puri Husada Tembilahan Pasang Alat PCR Swab Covid-19
WHO: Vaksin yang Ada Saat Ini Mampu Atasi Varian Omicron
Sempat Alami Fluktuasi, Prevelensi Stunting di Desa Simpang Kateman Turun di Tahun 2024
Warga Sungai Bela Diserang Wabah Kupu-kupu Beracun, Dinkes Gerak Cepat Atasi Wabah
15.023 Produk Farmasi dan Pangan Ilegal Dimusnakan di Inhil