Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Miris, Kondisi Pustu Desa Sungai Lokan Enok Memprihatinkan
INDOVIZKA.COM- Miris, Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Sungai Lokan Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kondisi bangunannya memprihatikan.
Terlihat dinding bangunan permanen itu sudah retak, lantai ambruk dan lepas bahkan aliran listrik pun masih menyambung dari rumah masyarakat itu bisa dikatakan jauh sekali dari kata layak.
Bangunan yang berdiri sejak tahun 2014 itu jika dilihat dari kejauhan memang tampak tidak ada masalah, namun ketika diperhatikan dari dekat fasilitas kesehatan (faskes) itu sangat membahayakan petugasnya, bahkan pasien yang datang berobat.
- Owner Almaz Fried Chicken Mengundurkan Diri di Saat Brand Tengah Bermasalah
- 6 Manfaat Rebusan Daun Dibawah Ini Bisa Turunkan Gula Darah
- Dinkes Pekanbaru Anggarkan Layanan Kesehatan Doctor On Call
- Dinkes Inhil Gelar Pembekalan Kesehatan kepada 303 Calon Jama'ah Haji
- Dinkes Inhil Canangkan BIAN se-Kecamatan Tembilahan Hulu
Meskipun sudah beberapa kali diajukan permohonan pembangunan, namun
menurut informasi masyarakat setempat belum ada respon dari pihak terkait.
"Kondisinya memang rusak, padahal bangunan Pustu itu baru dibangun lebih kurang 5 tahun, tapi kondisinya sudah hancur. Semoga ada perhatian serius dari dinas terkait dengan kondisi Pustu ini," kata H. Abdul Rahman, mantan Kepala Desa Sungai Lokan, kepada indovizka.com melalui telepon selulernya, Jum'at (7/2/2020).
Menurut pria ini, sebelumnya pemerintah desa pernah berupaya memperbaiki kondisi Pustu yang rusak melalui dana ADD, namun karena terbentur dengan aturan, maka dibatalkan.
"Kalau bisa direhab melalui dana ADD, sudah kita bangun kemaren pak. Tapi tidak bisa karena itu wewenang Dinas Kesehatan. Jadi, tolonglah dibantu agar masyarakat datang berobat merasa nyaman," harapnya.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Inhil, Samino, angkat bicara terkiat kondisi bangunan Pustu itu. Politisi PDIP Inhil ini meminta agar pihak Dinas Kesehatan segera mengambil langkah perhatian terhadap kondisi Pustu tersebut.
Sebagai perpanjangan tangan Puskesmas, menurut Samino, Pustu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa. Sehingga sudah merupakan kewajiban instansi terkait memperhatikan fasilitas yang mendukung di Pustu.
"Agar petugas kesehatan lebih nyaman melaksakan tugasnya, dan masyarakat yang datang berobat tidak terkendala, sudah seharusnya Pustu menjadi perhatian serius," kata pria asal Daerah Pemilihan (Dapil) 5 ini.
Oleh karenanya, Samino juga berharap Dinas Kesehatan Inhil segera turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi fasilitas kesehatan.
Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Inhil, Zainal Arifin, ketika dihubungi indovizka.com mengatakan, sesuai dengan komitmen pemerintah pihaknya selalu berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal dan selalu memberikan masukan dan pembinaan tidak hanya di tingkat Puskesmas, tapi juga di tingkat Pustu.
Terkait dengan kondisi Pustu di Desa Sungai Lokan itu, pihaknya akan segera mengutus tim turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi Pustu yang dibangun melalui dana APBD itu.
"Besok kita utus tim turun ke lapangan, untuk melihat langsung apa permasalahannya sehingga ada solusi yang bisa diambil untuk waktu jangka pendek dan jangka panjang," ujar Kadis Zainal singkat.
.png)

Berita Lainnya
Sepanjang Januari 2020, 10 Warga Rohul Positif Terinfeksi DBD
Dinkes Riau Bantah 2 Warga Riau Meninggal Usai di Vaksin COVID-19
Update Covid-19 Riau 28 Januari, Positif 116, Sembuh 117
Makan Mie Pakai Nasi Dapat Membahayakan Kesehatan, Berikut Penjelasan Ahli
Ini Tips Menjaga Kesehatan Saat Musim Hujan
Tiga Warga Dinyatakan Positif, Inhil Tambah Daftar Panjang Kasus Covid-19
Dinkes Inhil Taja Pertemuan Penatausahaan Manajemen Aset Barang Milik Daerah
Dinkes Inhil Berikan Tips Sehat Bagi Ibu Hamil
Masyarakat Perlu Sesuaikan Pola Makan Usai Berpuasa di Bulan Ramadhan
Anggota DPR Minta Pemerintah Sediakan Vaksin COVID-19 Halal
Tidak Ada Lonjakan Covid-19, Kadiskes Riau Sebut Kekebalan Tubuh Masyarakat Sudah Tinggi
Vaksinasi Covid-19 Mampu Proteksi Keparahan Akibat Omicron