Pilihan
Kemenag Riau Gelar Rapat Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji 2022
PEKANBARU - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau, Selasa (12/4) menggelar rapat persiapan menyambut penyelenggaraan ibadah haji tahun 2022 di Aula Kanwil Kemenag Riau. Rapat ini digelar menyusul setelah adanya pengumuman penyelenggaraan haji 1443 H/ 2022 M dengan total jamaah 1 juta orang jamaah.
Rapat tersebut langsung dipimpin Kakanwil Kemenag Riau, Mahyudin didampingi Kabag TU Asmuni dan Kabid PHU Syahruddin serta diikuti oleh seluruh tim panitia yang telah ditunjuk untuk bertugas pada musim haji pasca 2 tahun ditutupnya penyelenggaraan haji karena Covid-19.
Kakanwil Kemenag Riau dalam rapat tersebut mengatakan, dalam rapat perdana persiapan menyambut penyelenggaraan haji 2022, maka langkah pertama yang dilakukan menyesuaikan dengan ketentuan Pemerintah Arab Saudi yaitu pelaksanaan haji akan diikuti 1 juta umat Islam dengan ketentuan usia di bawah 65 tahun dan telah divaksin yang diakui Kementerian Kesehatan Arab Saudi.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
"Berdasarkan persyaratan tersebut, Kemenag Riau telah mendata calon jamaah haji yang akan diberangkatkan sesuai dengan persyaratan di bawah usia 65 tahun dan dipastikan mereka telah mendapatkan vaksin yang diakui Pemerintah Arab Saudi," ujarnya seperti dilansir mediacenter.riau.go.id.
"Selain itu, kita juga akan mempersiapkan kembali dokumen, menyusun komposisi petugas dan kita juga menyusun opsi-opsi pemberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH). Apakah nanti melalui embarkasi antara Riau, Embarkasi Batam atau Embarkasi Medan. Karena nanti akan menyesuaikan jumlah jamaah yang akan berangkat ke tanah suci, apakah jumlah jamaah 100 %, 75 %, 50 % atau 30 %," jelas Mahyudin.
Namun demikian, estimasi dan opsi yang dilakukan Kemenag Riau tetap menunggu keputusan dari pemerintah pusat terkait dengan kuota dan opsi penyelenggaraan haji di embarkasi. pr2
.png)

Berita Lainnya
Polisi Bongkar Prostitusi Online di Meranti, Tarif Rp500 Ribu Sekali Kencan
Banjir Genangi Rumah dan Sawah Warga di Sungai Mandau, PKK Siak Bantu Paket Sembako
Kerjasama dengan Satpol-PP, Dinkes Inhil Buktikan Keseriusan Tangani ODGJ
Pejabat Nekat Bawa Mobil Dinas Mudik Lebaran 1444 H Bakal Dikenakan Sanksi
Dongkrak perekonomian masyarakat, Bupati Zukri inisiasi Penanaman Masif Bibit Aren di Pelalawan
Said Syarifuddin Resmi Lantik HNSI Kecamatan Batang Tuaka
Mantan Karyawan PT MNIS Curi Sepeda motor, Begini Nasibnya Sekarang
DLHK Pekanbaru Tambah Alat Berat di TPA Muara Fajar Tahun Depan
Curah Hujan Tinggi, BPBD Kampar Sambangi PLTA Koto Panjang
Bupati Kasmarni Terima Penghargaan Cakaplah Award Kategori Kepala Daerah Penggerak Pembangunan Desa
Bahas Pemanfaatan AI Melawan Kejahatan Digital, BRIN Gelar Seminar di Sivitas Akademika Polbeng
Pasca Polemik di Blora, Ketua MPW Pemuda Pancasila Riau Himbau Jajarannya Menjaga Kondusifitas