Pilihan
Pelalawan Peringkat 8 Riau, Skor IDSD 2025 Capai 3,44
PELALAWAN,INDOVIZKA.COM– Pemerintah Kabupaten Pelalawan mengikuti rilis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Selasa (24/2/2026). Kegiatan tersebut digelar secara daring melalui Zoom Meeting dan dipusatkan di Ruang Rapat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pelalawan.
Rilis IDSD merupakan agenda rutin BRIN sebagai instrumen pengukuran produktivitas dan daya saing provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia. Indeks ini menjadi referensi strategis dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah, sekaligus sebagai dasar evaluasi capaian kinerja pemerintah daerah.
Dalam IDSD 2025 yang diumumkan Februari 2026, terdapat empat komponen utama yang menjadi indikator penilaian, yakni lingkungan penguat, sumber daya manusia (SDM), pasar, serta ekosistem inovasi. Keempat komponen tersebut mencerminkan kesiapan daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.
Bupati Pelalawan H. Zukri, SM., MM., yang diwakili Asisten II Bidang Administrasi dan Pembangunan, Drs. H. Fahkrizal, M.Si., didampingi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Rinto Rindaldi, S.T., M.Kom., menyampaikan bahwa IDSD menjadi pijakan penting dalam memperkuat arah kebijakan daerah.
Menurutnya, IDSD tidak hanya menjadi angka statistik, tetapi juga menjadi cerminan kondisi riil daerah dalam hal produktivitas, inovasi, serta kualitas pelayanan publik. “Hasil ini menjadi dasar bagi kita untuk terus memperbaiki dan memperkuat sektor-sektor strategis yang berkontribusi terhadap daya saing daerah,” ujarnya.
Berdasarkan hasil rilis tersebut, Kabupaten Pelalawan meraih skor 3,44 dan berada di peringkat ke-8 se-Provinsi Riau. Capaian ini menunjukkan posisi Pelalawan berada pada kategori cukup kompetitif, namun masih memerlukan peningkatan pada sejumlah indikator agar mampu bersaing lebih optimal di tingkat regional dan nasional.
Pemerintah Kabupaten Pelalawan berkomitmen menjadikan hasil IDSD sebagai bahan evaluasi bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Fokus peningkatan diarahkan pada penguatan kualitas SDM, percepatan transformasi digital, peningkatan iklim investasi, serta pengembangan inovasi berbasis potensi lokal.
Zoom Meeting tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Bappeda, Dinas Komunikasi dan Informatika, Brida, Dinas Pendidikan, Bapenda, serta Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pelalawan. Kegiatan berlangsung lancar dan menjadi momentum penguatan sinergi antarperangkat daerah.
Melalui partisipasi aktif dalam rilis IDSD ini, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan berbasis data, riset, dan inovasi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat daya saing daerah di masa depan.
.png)

Berita Lainnya
Sidak Sekdaprov Riau ke Pasar Tradisional, Stok Aman Harga Ayam Potong Melambung
Jangan Kelewatan, Ini Sederet Bantuan Sosial Segera Cair
Tenang! Selama PSBB Pekanbaru Pasar dan Toko Tetap Buka
Abdul Wahid Serahkan Bantuan Paket Mesin Kapal Nelayan di Pelelawan
Jelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Pasar Pangkalan Kerinci Terpantau Stabil
Beli Migor Curah Via Aplikasi PeduliLindungi dan NIK, Begini Respon DPRD Pekanbaru
Minyak Goreng di Tembilahan Langka, Disperindag Angkat Bicara
Dampak Virus Corona, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Tradisional Melambung
Tertinggi Dalam Sejarah, Harga Sawit Riau Tembus Rp 2.814,8 Per Kg
Sistem Elektronik Dorong Peningkatan Jumlah Investor Pasar Modal
Cegah Gelombang PHK, Pemerintah Perkuat Satgas dan Pengawasan Industri Padat Karya
Hari ini Minyak Goreng Harga Rp11.500 Mulai Berlaku