Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Selewengkan BBM Bersubsidi, Manager SPBU Tembilahan Hulu Ditetapkan Tersangka
INHIL, - Dibalik kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayah kota Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir, ternyata ada oknum Manager Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang diduga melakukan penyelewengan Solar bersubsidi.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun oleh awak media, oknum Manager tersebut mengawasi SPBU yang terletak di Jalan Provinsi parit 4 Tembilahan Hulu.
Pasca penggerebekan di SPBU Parit 4 pada Minggu dinihari (17/8/22) lalu, oknum tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.
Kapolres Inhil AKBP Norhayat SIK melalui Kasat Reskrim AKP Amru Abdullah saat dikonfirmasi oleh wartawan membenarkan hal tersebut dan menjelaskan saat ini pihaknya tengah mengembangkan kasus ini.
"Masih proses, mohon bersabar, karena penanganannya tidak seperti penanganan tindak pidana pada umumnya, karena perkara ini merupakan lex specialis. Jadi mohon pengertian dan kesabarannya," katanya saat dikonfirmasi via WhatsApp, Senin 5 September 2022.
Sampai berita ini diterbitkan, pihak media masih menunggu informasi lengkap dari pihak Kepolisian tentang kelanjutan penangkapan oknum manager SPBU di Parit 4 Tembilahan Hulu.
.png)

Berita Lainnya
Bea Cukai Riau Musnahkan 18,3 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp13,39 Miliar
Ngaku Tak Lihat Perempuan Satu Bulan, Pria Ini Perkosa Nenek 51 Tahun
S Club Star City Pekanbaru di Segel
BBKSDA Riau Gagalkan Ilegal Logging di Kawasan CA Bukit Bungkuk Kampar
Sekdaprov Riau Ditahan Kejati, Ini Kata LAMR
Sebelum Meninggal, Polisi Sebut Ustad Maaher Derita Penyakit Sensitif Berkaitan dengan Nama Baik Keluarga
Anak Bupati di Riau Berkelahi Gara-Gara Rebutan Wanita
Penggunaan Atribut FPI Dilarang, Polri Akan Mulai Lakukan Penertiban
Polisi Tembak 3 Pencuri Motor di Riau
Marah Ditagih Bayar Martabak, Preman Arogan Tebas Pedagang
FPI Akan Advokasi 455 Demonstran yang Ditangkap Polisi pada Aksi 1812
Klinik Ini Sudah Aborsi 903 Janin dalam 21 Bulan, Tiga Orang Diamankan