Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Meresahkan Warga, "Anak Hantu" Dijebloskan ke Penjara
SELATPANJANG, (INDOVIZKA) - Kasus pencurian di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti yang selama ini sangat meresahkan, akhirnya berhasil diungkap. Salah satunya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di sebuah rumah Jalan Handayani, Selatpanjang Timur pada akhir Agustus lalu.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Andi Yul Lapawesean Tendri Guling SIk MH mengatakan, berdasarkan laporan warga, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan kemudian didapatkan petunjuk yang mengarah ke pelaku AN alias 'Anak Hantu' (38) warga Jalan Manggis Selatpanjang Kota.
Adapun julukan tersebut muncul karena perlakuan tersangka yang kerap kali terlibat dalam kasus yang sama, bahkan sudah bolak-balik ke penjara.
"Pelaku kita amankan kemarin, Rabu (15/9/2021), di rumahnya. Yang bersangkutan telah mengakui perbuatannya," kata Andi Yul, didampingi Wakapolres Kompol Nipwin Bonar Hutabarat SE Ak MH, dan Kasat Reskrim AKP Prihadi Tri Saputra SH MH, saat konferensi pers di Mapolres Kepulauan Meranti, Jum'at, (17/9/2021) pagi.
Oleh pelaku AN, hasil curian berupa sepeda motor merk Honda Supra X 125 warna hitam berikut STNK dan 1 unit handphone tersebut ditukar tambah dengan Narkotika jenis sabu-sabu kepada MH (41) dan TY (38) warga Desa Mayang Sari, Kecamatan Merbau.
"Jadi barang bukti sepeda motor dan Hp hasil curian ini ditukar pelaku dengan setengah uncang kecil sabu atau berat 2,5 gram dan ditambah uang tunai Rp 1 juta," sebutnya.
Pukul 09.30 WIB, tim Opsnal Sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti bersama anggota Reskrim Polsek Merbau pun bergerak ke rumah MH dan TY di Desa Mayang Sari, dan mengamankan kedua pelaku.
Kepada polisi, dua bersaudara ini mengatakan jika barang bukti telah dijual lagi ke seorang pria di Desa Pelantai berinisial W (DPO) juga dengan cara tukar tambah Narkotika jenis sabu-sabu.
Sementara dari MH dan TY, polisi turut mengamankan 4 sepeda motor lainnya yang oleh pelaku tidak dapat membuktikan kepemilikannya dan diduga sebagai hasil tindak pidana. Diantaranya 1 unit Yamaha Vixion, 1 unit Honda Supra Fit, 1 unit Yamaha Mio J, dan 1 unit Honda Supra X.
Polisi selanjutnya mengejar W di Desa Pelantai. Namun pelaku tidak ada di rumahnya diduga telah melarikan diri.
"Hasil penggeledahan di rumah yang bersangkutan, tim menemukan barang bukti 1 unit sepeda motor merk Honda Supra X 125 yang sudah dirubah warna oleh pelaku," jelas Andi Yul.
Tidak hanya itu, di rumah tersebut polisi juga menemukan 3 paket kecil sabu dan 2 buah Bong (alat hisap sabu) di bawah kasur adik kandung W yang berinisial Dn.
"Tiga pelaku dan barang bukti dibawa ke Mako Polres Kepulauan Meranti. Sedangkan Dn berikut barang bukti Narkotika jenis sabu diserahkan ke Polsek Merbau untuk proses lebih lanjut," paparnya.
.png)

Berita Lainnya
Polda Riau Tetapkan 8 Tersangka Karhutla dengan Lahan Terbakar 25,25 Hektare
Hendak Bubarkan KLB, Massa AHY Kocar-kacir Berhamburan Dikejar Pendukung Moeldoko
Setelah Meradang Katakan Pengawalnya Dibunuh, Hakim Akhirnya Tetapkan Sidang HRS Dilakukan Offline
Edarkan Sabu di Pasar, Ibu Rumah Tangga Ditangkap Polisi
Wakil Presiden PT Wasco 8 Tahun Penjara Terkait Korupsi Jalan Bengkalis
Jaringan Pengedar Narkoba Asal Riau Ditangkap
Tersinggung Dimarahi, Anak Ini Bunuh Ibu Kandungnya
Polisi Ringkus 7 Komplotan Rampok Spesialis Alat Berat di Rohil
Rusdinur, SH., MH Gugat Sengketa Kapal Internasional di PN Tangerang, Bongkar Dugaan Double Selling
Di Tengah Corona, Pengedar Sabu di Kampar Masih Beraksi
Rekam Pegawai di Kolam Tanpa Busana, Camat di Riau Ini Dipolisikan
Mobilnya Dibakar di Kampar, Pedagang Tepung Bakso Hilang