Pilihan
Anies Baswedan Kritik Proyek Pemindahan IKN ke Kalimantan Timur
INDOVIZKA.COM - Bakal Capres Partai NasDem Anies Baswedan mengkritik proyek pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kalimantan Timur. Menurutnya, proyek IKN sangat minim proses politik dan partisipasi publik.
"Contohnya, pembentukan ibu kota baru di Kalimantan, sangat minim proses politik dan juga sangat minim keterlibatan atau partisipasi publiknya," kata Anies di acara diskusi panel lembaga ISEAS Yusof Ishak – Regional Outlook Forum 2023 di Singapura pada Selasa (10/1), seperti dikutip Kamis (12/1).
Meski begitu, Anies menilai Indonesia beruntung memiliki gerakan civil society yang giat dan bersemangat. Selain itu, aktivitas pers dan warganet di ranah media sosial juga turut mengawasi setiap proses penyelenggaraan pemerintahan.
“Saya tekankan, beruntung kita ada gerakan civil society yang giat dan bersemangat. Begitu pula kebebasan berekspresi dari pers dan juga warganet yang sangat aktif di media sosial sebagai penjaga demokrasi kita," paparnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meyakini bahwa partisipasi publik dalam demokrasi melalui tiga pilar demokrasi akan mampu menjaga proses konsolidasi demokrasi Indonesia.
“Jadi iya harus diakui ada sinyal penurunan atau kemunduran praktik demokrasi, tapi yang jelas Indonesia memiliki pondasi demokrasi yang lebih kuat untuk menghadapinya. Kita sangat siap untuk menghadapinya dan mengakselerasi kualitas demokrasi kita. Istilahnya tinggal tunggu waktu saja," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
Selain THR dan Gaji ke-13, PNS Juga Dapat Tambahan Tunjangan 50%
Mendagri: Sumut dan Riau Harus Siap Terima PMI
Dugaan Pembunuhan di Lingkaran Tambang Ilegal, Kasus Kriminalitas Kembali Disorot
Menkeu Buka-bukaan Soal Anggaran Penanganan Covid-19
Lampaui Target, Capaian DJKN Tahun 2020 Capai Rp128,38 Miliar
Suara Tidak Sah di Pilkada Pelalawan Mencapai Angka 3.350
Hari Ini Habib Rizieq Shihab Pulang Setelah 3,5 Tahun di Arab Saudi
Mau Tukar Uang Baru Secara Online, Begini Caranya
Pengumuman! Tak Semua Honorer Diangkat PNS, Ini Syaratnya
Sebagian Besar Kontingen Porwanas Boikot Opening Ceremony
Pelaku Bakar Istri Masih Kritis, Polisi Belum Ketahui Motifnya
Polri Beberkan Identitas 3 Terduga Teroris JAD Kalimantan Tengah