Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Antisipasi Masuknya Virus Corona ke Riau, KKP Sebut Tak Bisa Hanya Andalkan Thermal Scanner
PEKANBARU - Untuk mengantisipasi dan menimalisir masuknya Virus Corona (Covid 19) ke wilayah Riau, pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) telah memasang alat Thermal Scanner (pemantau suhu badan) di Bandara SSK II Pekanbaru, Pelabuhan Dumai dan Pelabuhan Tembilahan.
"Kita memang telah memasang alat Thermal Scanner di bandara dan pelabuhan, sayangnya alat tersebut hanya dapat melakukan pemantauan suhu badan diatas 38 derajat, sedangkan untuk pemantauan penumpang terinveksi virus tidak terdeteksi," kata Syarifuddin Kepala KKP Pekanbaru. Selasa (3/3/2020).
Alat Thermal Scanner ini, sambungnya, bukan pendeteksi konflik penyakit yang ada pada tubuh manusia. Tetapi hanya sebatas memantau suhu panas badan yang mencapai 38 derajat ke atas.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Dijelaskannya, jika ada penumpang meminum obat penurun panas sebelumnya, maka suhu tubuhnya menurun, dan alat ini tidak bisa mendeteksi secara langsung.
"
Maka dari itu, untuk menimalisir penyebaran tersebut, kita melakukan upaya dengan memberikan kartu kuning kepada penumpang dan mengisinya, untuk kewaspadaan, dengan memberikan kartu kuning tersebut, dimanapun harus wajib lapor, bahwa penumpang melakukan perjalanan ke negara yang terjangkit,"sebut Syarifuddin.
Ia juga mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan penyuluhan kepada penumpang untuk tetap waspasa terhadap kasus Covid 19. Karena Thermal Scanner tidak menjadi tolak ukur untuk menentukan penumpang terinveksi virus atau tidak.
Selain itu, cara lain untuk mengantisipasinya, jika penumpang tidak terdeteksi dengan thermal scanner, maka pihaknya akan melihat kondisi tubuh orang tersebut dan sekaligus melakukan pemeriksaan.
"Sekarang tidak bisa hanya mengandalkan Thermal Scan, tapi kalau ada yang batuk dan sesak napas akan diperiksa juga. Yang jelas kita sudah berulangkali mengantisipasi Covid 19 ke Riau, dan kita sudah melaksanakan apa yang dikeluarkan pemerintah maupun surat edaran," ungkapnya.
Disinggung apakah ada pemeriksaan khusus terhadap panumpang warga negara asing yang masuk ke Riau, agar tidak terjadi seperti yang terjadi di Depok dimana warga negara Jepang yang masuk ke Indonesia terlebih dahulu meminum obat sebelum masuk Indonesia, sehingga tidak terdeteksi. Sarifuddin menyatakan tidak ada pemeriksaan khusus.
"Tidak ada pemeriksaan khusus terhadap warga negara asing, kecuali China sudah di-close masuk ke negara manapun. Pemerintah tidak ada memberikan pemberlakuan khusus, contohnya Arab Saudi yang memberlakukan menghentikan sementara umrah, itu bisa," tuturnya.
.png)

Berita Lainnya
Baru Dilantik, Ketua BPD Desa Sungai Lokan Gelar Musdus Perdana
Jelang Tahun Baru, Peminat Terompet di Tembilahan Menurun
Perayaan Cap Gomeh di Pekanbaru Digelar Virtual
Pemkab Inhil Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender
Nofrizal Bandingkan Sistem Pengelolaan Sampah Masa Walikota Herman Abdullah dengan Firdaus
Pj Gubri SF Hariyanto Bersama UAS Resmikan Pesantren Ma'had Islam Riau
Buka Peluang Jadi Travel Agen Wisata, PT Bali Token Adakan Pertemuan di Tembilahan
Mendagri Respon Isu ASN Tidak Netral di Pilkada Inhu 2020
Pleno Rekapitulasi Suara PSU Pilkada Rohul Tingkat Kecamatan Tuntas, Ini Hasilnya
TP PKK Inhil Lakukan MOU Dengan Dinas Koperasi dan UMKM
Ketersediaan Minyak Goreng Masih Aman di Kampar
RPT Rekapitulasi DPB Triwulan IIi Tahun 2025 Lancar, Ini Penjelasan Ketua KPU Kampar