Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Dinilai Cocok Bentuk Otonomi Sendiri, Akan Ada 3 Kabupeten Baru di Riau
INDOVIZKA.COM - Isu pembentukan 3 Kabupaten di Provinsi Riau kembali muncul setelah pernah direncanakan pada 20 tahun silam.
3 Kabupaten yang diwacanakan itu adalah Indragiri Utara dan Indragiri Selatan, merupakan pemekaran dari Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), serta Gunung Sahilan Darussalam pecahan dari Kabupaten Kampar.
Ketiga daerah itu dinilai cocok membentuk otonomi sendiri karena mengingat wilayah administratif kabupaten induk yang cukup luas. Usulan pembentukan 3 Kabupaten itu melalui inisiatif DPR RI, dan tidak melalui pemerintah kabupaten maupun Provinsi.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Akademisi Fakultas Hukum, Universitas Islam Riau (UIR), M Husnu Abadi SH MHum PhD mengatakan, ketiga kabupaten tersebut sangat layak membentuk daerah otonomi baru. Sebab menurutnya, Kabupaten Inhil dan Kampar masih layak untuk dimekarkan.
"Jadi Kabupaten Inhil dan Kampar itu sangat layak dimekarkan, karena pertumbuhan penduduk, pertumbuhan usaha, dan lainnya semakin banyak. Selain itu, luas wilayah Riau yang sangat luas, sehingga layanan pemerintah Kabupaten kurang menyentuh daerah-daerah pinggiran tidak mendapat perhatian yang cukup," kata Husnu, Rabu (15/2/2023).
Karena itu, atas masalah rentang kendali pemerintahan maka diperlukan pemekaran. Sebab menurutnya, 'penyakit' birokrasi selama ini selalu memperhatikan daerah-daerah pusat yaitu Kota/Kabupaten, kota Provinsi dan kota Kecamatan. Sehingga daerah-daerah pinggiran tidak mendapat perhatian yang layak.
"Atas dasar itu lah, desakan yang muncul 20 tahun lalu, apakah itu Indragiri Utara, Indragiri Selatan, dan Gunung Sahilan Darussalam, pada masa sekarang ini dicoba diusulkan melalui hak inisiatif DPR RI. Karena selama ini pemerintah Kabupaten induk tidak merespon, dan tidak meneruskan proses penyusulan daerah otonomi baru itu," terang Profesor Madya ini.
Husnu menyampaikan, Anggota DPR RI Abdul Wahid berinisiatif membuat RUU Inisiatif dari DPR untuk pembentukan 3 Kabupaten di Riau tersebut.
"Memang ada dua jalan untuk pembentukan daerah otonomi baru ini, pertama melalui jalur pemerintah Kabupaten dan Provinsi, kedua melalui Inisiatif DPR. Namun untuk pembentukan 3 Kabupaten itu melalui jalur Inisiatif DPR, dan itu mengikuti jejak terbentuknya Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Sebab pembentukan Provinsi Kepri itu karena tidak disetujui oleh Pemprov Riau dan DPRD Riau saat itu, maka usulan melalui Inisiatif DPR," paparnya.
Untuk pembentukan tiga daerah otonomi baru tersebut, kata Husnu, saat ini tim Badan Kajian Perundang-undangan DPR RI tengah melakukan pengumpulan data dalam rangka penyusunan naskah akademik dan rancangan undang-undang pembentukan Kabupaten Indragiri Utara, Indragiri Selatan, dan Gunung Sahilan Darussalam.
"Sebab secara administrasi perlu disusun data-data ekonomi, pendidikan, infrastruktur, pendapatan dan lainnya. Dan kemarin tim kajian ini juga meminta masukan dengan Fakultas Hukum UIR, sedangkan saya dan Dr Syafriadi menjadi narasumber. Selain itu, ada juga tokoh-tokoh dari Indragiri Utara, Indragiri Selatan, dan Gunung Sahilan Darussalam hadir memberikan masukan," tukasnya.
.png)

Berita Lainnya
BPJS Ketenagakerjaan Indragiri Hilir Bayarkan Santunan JKM Rp84 Juta untuk Ahli Waris Penjaga SMA 1 Mandah
Seorang Warga Rohul Dinyatakan Positif Covid-19
Sambangi Baznas, IWO Inhil Cari Solusi Perawatan Tiara di RSCM
Permintaan Hewan Kurban di Riau Meningkat Tahun ini
Dua Pengedar Sabu Diringkus Polsek Pangkalan Kerinci
Antisipasi Regulasi Dadakan, Pemko Pekanbaru Masih Berbenah untuk Belajar Tatap Muka di Sekolah
Coffee Morning Bersama Media, Bupati Bengkalis Ajak Awak Media Sukseskan Pilkada 2024
Terjerat Utang Pinjol Rp350 Juta, Pria di Penginapan Pangkalan Kerinci Coba Akhiri Hidup
Pencuri Motor di Siak Tertangkap, Saat Diamankan Kenakan Kaos Syamsuar-Alfedri
Kapolres Inhil Pimpin Upacara Peringatan Hari Kelahiran Pancasila
Kemenkominfo Ajak Pemuda Jadi Netizen yang Baik dalam Bermedia Sosial
Pj Bupati Inhil H. Herman Tekankan ASN Untuk Netral Pada Pemilu 2024