Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Corona, Kemenag Kota Pekanbaru Imbau Masjid Cuci Karpet dan Sajadah
PEKANBARU- Sehubungan merebaknya virus Corona (Covid19), Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Edwar S Umar menghimbau kepada jamaah masjid, musala dan rumah-rumah tempat ibadah agar mencuci karpet dan sajadah.
Dan kepada jamaah yang batuk, pilek termasuk juga bersin-bersin tidak disarankan ke rumah beribadah. Beribadah di rumah saja masing-masing.
"Dan disarankan juga kepada pengurus masjid agar menggulung tikar/karpet dan sajadah, lalu dicuci. Dan juga menghimbau kepada jamaah yang batuk, pilek dan bersin-bersin agar solat di rumah," "imbuhnya.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Tidak hanya kepada masyarakat dan pengurus tempat ibadah saja, Kemenag juga menghimbau kepada pihak sekolah agar meliburkan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), MTs, MA dan Pondok Pesantren mulai tanggal 16 sampai dengan 30 Maret.
Edwar S Umar mengatakan, bagi Madrasah dan Pondok Pesantren yang akan dan sedang melaksanakan ujian akhir UNBK dan UM tetap dilaksanakan sebagaimana semestinya, sistem pembelajaran klasikal di madrasah dan pondok pesantren dialihkan pada sistem pembelajaran di rumah dengan e-learning (Belajar Online).
"Kepada para pendidik memberikan penugasan- penugasan kepada siswa melalui media sosial elektronik WA atau kelas virtual, tidak diperkenankan mengumpulkan pelajar-pelajar di Madrasah dan kemudian juga tidak diperkenankan melakukan kegiatan-kegiatan yang mengumpulkan massa,"ujarnya di mediacenterriau.
Lebih lanjut dijelaskannya, untuk pelaksanaan kegiatan perpisahan dilaksanakan di ruangan terbuka. Dan dilarang menggunakan Hotel atau ruang pertemuan. Kegiatan pembelajaran akan dimonitoring dan dipantau oleh pengawas pendidikan masing-masing Madrasah Ibtidaiyah (MI), MTs, MA dan Pondok Pesantren
"Kepada seluruh pendidik, siswa dan santri agar tidak panik tapi tetap menjaga daya tahan tubuh yang prima dan menjaga kebersihan, dan menghindari tempat-tempat keramaian dan Pendidik dan tenaga kependidikan tetap hadir seperti biasa,"kata Edwar, Rabu (18/3/2020).
Ia menambahkan, himbaun tersebut juga berlaku kepada pegawai dikantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru dan kantor KUA bagi pegawai yang batuk, pilek, bersin-bersin dan flu dilarang keluar rumah termasuk ke kantor, kecuali ke dokter. Tetapi dia (pegawai) harus meminta izin. (*)
.png)

Berita Lainnya
Bupati Bakal Terima Audiensi Badan Usaha di Kampar
Jelang Lomba Panjat Pinang HUT Kampar ke 72, Kadis PUPR Tinjau Lokasi
Gubri Abdul Wahid Ajak Alumni UIN Suska Jadi Agen Perubahan
Jadi Narasumber Tamu UKW Pelalawan, Tengku Efrisyah Putra Perkenalkan Beras Penyalai
DPMPD Rohul Masih Proses Pencairan DD Tahap I Rp144,75 Miliar
Ziarah ke Makam Kerajaan Melayu Bintan, PSHT Tanjungpinang Dapat Bekal Tanah dan Air
Bupati Wardan Pimpin Langsung Upacara Pemakaman Jenazah Camat Reteh
HK Bangun Perlintasan Satwa dan Pagar Pembatas Jalan Tol
Diikuti 85 Peserta, Wabup Nasarudin Buka MHQ Antar Pondok Tahfizh Se-Pelalawan
Dishub Pekanbaru Minta Angkutan Lebaran Harus Uji KIR
Halal Bihalal Virtual Masyarakat Kampar Jakarta, Bupati Kampar Paparkan Kondisi Pembangunan
Ada Pungli Retribusi Sampah, Pemko Pekanbaru Tempuh Jalur Hukum