Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Dua Warga Siak PDP COVID-19 Usai Dari Malaysia Dan Bandung
SIAK- Dua warga Kabupaten Siak tercatat sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) dan dirawat terpisah usai keduanya pulang dari wilayah pandemik Virus Corona atau COVID-19 yakni Malaysia dan Bandung, Jawa Barat.
"Satu warga Kecamatan Sabak Auh pulang dari Malaysia belum lama ini dan dirawat di RSUD Tengku Rafian Siak,"kata Asisten I Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Siak, Budhi Yuwono di Siak, Jumat.
Kemudian yang kedua warga Perawang, Kecamatan Tualang. Yang bersangkutan adalahmahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) dan dirawat di RS TNI Kota Pekanbaru.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Sebelumnya, juga ada PDP COVID-19 yang dari dan dirawat di Siak tapi sudah dipulangkan. Pertama dari Pelalawan dirawat di RSUD Tengku Rafian dan kedua warga Perawang yang dirawat di RS Prima Pekanbaru.
Sementara itu, data lain juga tercatat, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Siak makin meningkat.Hingga saat ini ODP sudah 79 orang, meningkat dibanding pada Rabu (25/3) yang hanya 65 orang.
"ODP ini dipantau selama 14 hari setelah yang diawasi itu masuk ke daerah Siak. Kalau hasilnya negatif, maka orang itu tidak masuk lagi ke daftar ODP," ujar Budhi.
Sementara pasien positif corona, hingga kini belum ada di Kabupaten Siak. "Jangan sempat ada. Maka itu setiap hari kita update data dari Gugus Tugas Covid-19 Siak. Jika pun nanti ada, agar cepat tertangani," jelasnya.**
.png)

Berita Lainnya
Akibatnya Sangat Fatal! Jangan Makan Mie Instan dengan Cara Ini
Puskesmas Kotabaru Maksimalkan Upaya Penanganan Covid-19 di Keritang
Pasien Tanpa Gejala di Riau Bakal Diisolasi di Satu Tempat
Plt Dinkes Himbau Pejabat di Inhil Berikan Contoh Baik dengan Melakukan Vaksin
Bayi Meninggal Karena Positif Covid-19 di Inhil Diduga Tertular Klaster Magetan
Mulai Sekarang Jangan Biarkan Anak Anda Duduk Bersila Membentuk Huruf 'W'. Dampaknya Sangat Buruk Bagi Anak
Ivermectin Diizinkan BPOM Sebagai Obat Terapi Covid-19
Hari Ini Reteh Rujuk 2 Pasien Reaktif ke RSUD Tembilahan
Hari Ini Riau Tambah 1 Kasus Positif Covid-19, 2 Pasien Sembuh
Dukung Layanan Kesehatan, Tiga Yayasan Berkolaborasi Gandeng Puskesmas Mandah dan Sapat
Dinkes Inhil Gelar Advokasi dan Koordinasi Pelaksanaan GERMAS
Gandeng Dinkes, 224 Warga Binaan Lapas Tembilahan Divaksin Booster