Pilihan
Webinar Kemenkominfo di Siak
Bahas Hoaks dalam Dunia Pendidikan
SIAK, INDOVIZKA - Kemajuan teknologi digital mengakibatkan banjir informasi di dunia maya. Sayangnya, tidak semua informasi yang ada di media digital bersifat positif dan bermanfaat bagi dunia pendidikan. Banjir informasi juga turut serta membawa hoaks di dalamnya.
Agar dapat membedakan informasi baik dan bermanfaat dengan hoaks atau informasi palsu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Riau, akan menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan, Rabu (3/4/2024) pagi, pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini akan diikuti oleh kalangan pendidik dan siswa dengan menggelar nonton bareng (nobar) di sejumlah sekolah di Kabupaten Siak.
Mengusung tema ”Tentang Hoaks dalam Dunia Pendidikan”, webinar rencananya akan menghadirkan tiga narasumber. Mereka adalah Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak Fakhrurrozi, Sekretaris Yayasan Pendidikan Cendekia Utama Meithiana Indrasari, presenter sekaligus influencer Tya Yustia, dan Fitta Mamita selaku moderator.
- Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Politeknik Negeri Bengkalis sukses menyelenggarakan Kegiatan Civil V
- DPRD Riau Desak Disdik Bertindak Cepat Soal Sekolah Terlambat Ikut SNBP
- PSP Unri Sambut Mahasiswa Baru Dengan Kegiatan PKKMB
- Menteri Pendidikan Ubah Batas Minimal Usia Anak Masuk SD, Simak Faktanya
- Ajak Pelajar Pahami Rekam Jejak Digital di Ranah Pendidikan, Kominfo Gelar Webinar di Siak
”Webinar ini juga dapat diikuti gratis dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/RegPendidikanSumatera0304. Selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan hadiah e-wallet sebesar Rp 1.000.000.- untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya kepada awak media, Selasa (2/4).
Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, hoaks dapat memecah belah kehidupan bangsa dan negara. Hoaks juga dapat meracuni pikiran para pengguna digital, bahkan menyebabkan keretakan keutuhan persatuan bangsa.
”Hoaks yang ada dalam dunia pendidikan harus secepatnya diantisipasi dan ditangkal penyebarannya. Selain berbahaya, hoaks juga akan meracuni generasi muda sebagai penerus bangsa,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.
Untuk diketahui, webinar seperti digelar di Kabupaten Siak ini, merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang dihelat Kemenkominfo. GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.
Hingga akhir 2023, tercatat sebanyak 24,6 juta orang telah mengikuti program peningkatan literasi digital yang dimulai sejak 2017. ”Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia sampai dengan akhir 2024,” tambah Kemenkominfo.
Tahun ini, program #literasidigitalkominfo mulai bergulir pada Februari 2024. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 142 mitra jejaring seperti akademisi, perusahaan teknologi, serta organisasi masyarakat sipil, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.
”Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, kreatif, produktif, dan aman,” tutur Kemenkominfo.
Kecakapan digital warga masyarakat menjadi penting, karena – menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) – pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia.
Hasil survei APJII juga menyebutkan, tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2024 berada pada angka 79,5 persen. Ada peningkatan 1,4 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya. Pada 2018, penetrasi internet Indonesia tercatat di angka 64,8 persen. ”Kemudian naik secara berurutan menjadi 73,7 persen pada 2020, 77,01 persen pada 2022, dan 78,19 persen pada 2023,” urai Kemenkominfo.
Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan yang terkait dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo. (*)
.png)

Berita Lainnya
Gubernur Riau Kenang Tjahjo Kumolo: Sederhana dan Responsif
BREAKING NEWS: Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia
Dua Kurir Narkoba Diringkus Sat Resnarkoba Polres Pelalawan Saat Hendak Transaksi
Jelang Idul Fitri 1442 H, Sambu Group Kembali Berbagi Kebahagiaan
TKN Prabowo-Gibran Menegaskan Kecerdasan Politik dan Keberpihakan Demokrasi dalam Menghadapi Pilpres 2024
Semburan Gas dan Lumpur di Pekanbaru Dikhawatirkan Seperti Lapindo
Bangkai Buaya di Perairan Teluk Pinang Ditemukan Mengapung
Bupati Pimpin Rapat Mediasi Konflik Agraria Desa Mak Teduh dan PT Arara Abadi, Aktivitas di Lokasi Sengketa Dihentikan Sementara
APBD-P Riau 2020 Sudah Bisa Digunakan
Sekda Inhil Tegaskan Disiplin dan Profesionalisme ASN Jadi Kunci Pelayanan Prima
Gubri Direncanakan Lepas Rombongan PWI Riau ke HPN 2023 di Medan
Selisih Tipis Dengan Wahid, Survei TRC : Elektabilitas Anjlok Warga Riau Tak Puas Dengan Kinerja Syamsuar Selama Jadi Gubernur