Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Polisi Kembali Amankan 15 Kg Sabu dari Tersangka Jaringan Internasional di Bengkalis
PEKANBARU - Dari hasil penyelidikan panjang yang hampir satu bulan, Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau, Minggu (5/4/2020) siang, akhirnya berhasil menangkap 1 orang pelaku inisial E sebagai pengendali sabu. Pelaku adalah jaringan Internasional dari Malaysia - Pekanbaru.
Selain itu, aparat juga menyita barang bukti 15 kilogram sabu dari tangannya saat di daerah Desa Jangkang Kabupaten Bengkalis. Hasil penyelidikan belum berakhir, saat ini aparat masih memburu tersangka lainnya di lokasi kejadian.
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Suhirman, Minggu (5/4/2020) malam, mengatakan tim masih memburu para tersangka lainnya di daerah Bengkalis.
"Kita masih memburu tersangka lainya. Belum puas hanya 1 orang pelaku ini, tapi tim lagi upayakan," ungkap Suhirman.
Menurut Suhirman, pelaku inisial E ini adalah jaringan Internasional Malaysia - Pekanbaru dan juga sebagai pengendali. Modusnya, kata Suhirman memberikan permintaan dari tersangka lainya. Sabu itu sendiri, dikemas dalam karung ditutupin jala diatasnya.
"Saat ditangkap, pelaku bersama dengan sabu. Masing-masing perbungkusnya diperkirakan 1 kilogram, ada 15 paket. Jadi total semua 15 kilogram sabu. Dia ini jaringan Internasional," sambung Suhirman.
Terkait tangkapan yang lalu, 35 kilogram sabu di daerah Bengkalis, Suhirman menuturkan pihaknya masih akan mendalami kembali apakah ada kaitannya dengan itu.
"Sabar ya. Ini masih dalami lagi apakah ada kaitannya yang kemarin (35 sabu,red). Kasus ini sejak awal Maret kita pantau sampai April 2020 ini (ditangkap,red)," pungkas Suhirman.
.png)

Berita Lainnya
Menag Dukung Polri Tindak Penista Agama Jozeph Paul Zhang
Bareskrim Ambil Alih Dua Kasus Kerumunan Habib Rizieq
Edarkan Sabu, Dua Warga Tembilahan Hulu Ditangkap Polisi
Jengkel Disuruh Pasang Gas, Suami di Tangerang Bacok Istri Pakai Golok
Jual Beli Narkoba, Pria di Tembilahan Ini Diringkus Polisi
Tiga Pelaku Tindakan Premanisme di Kecamatan Keritang Diamankan Polisi
Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
Dugaan Korupsi, KPK OTT Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah
Diduga Pemberi Suap dan Penerima Suap, KPK Jerat Bupati Meranti Riau Pasal Berlapis
Amnesty: Veronica Koman, Aktivis HAM Papua yang Harus Dilindungi
Diduga Teroris, Seorang Wanita Bersenjata Api Ditembak Mati di Mabes Polri
Simpan 39,61 Gram Sabu, Pasangan Kumpul Kebo Diringkus Polisi