Pilihan
Polda Riau Menjadi Sorotan, Kapolri Perintahkan Anggota yang Terlibat Narkoba Diselesaikan
JAKARTA (INDOVIZKA) - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyoroti maraknya personil Polri yang terlibat kasus narkoba. Salah satu yang disorot adalah Polda Riau. Karenanya Propam Polri, diminta untuk menindak tegas serta segera menyelesaikan secara tuntas setiap personil yang terlibat.
Demikian disampaikan Kapolri terkait 2 oknum perwira berpangkat Kompol di jajaran Polda Riau yang dalam enam bulan terakhir terhitung sejak Oktober 2020 hingga April ini, ditangkap atas dugaan terlibat kasus narkoba.
"Yang begitu-begitu segera selesaikan. Karena saya pikir kami sebagai penegak hukum yang bertugas melakukan penangkapan, pemberantasan terhadap hal seperti itu. Jadi kalau ada juga masih yang terlibat, harus diberantas jangan diberi ampun," tegasnya kepada INDOVIZKA.COM, Selasa (13/4/2021) usai membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Divisi Propam Polri di Gedung Rupatama Mabes Polri, di Jakarta.
Ditegaskannya, Provinsi Riau masih menjadi sorotan dalam kasus peredaran narkoba. Sehingga setiap personil Polri di Polda Riau, diharapkannya tidak ada lagi yang terlibat dalam kasus serupa.
Saat ini, dikatakan Kapolri. Mabes Polri tidak akan pernah menutup-nutupi, setiap permasalahan dari personilnya. Sehingga dipastikan setiap ada oknum Polri yang terlibat masalah akan diproses hukum secara transparan ke publik.
"Saat ini bukan saatnya kita untuk menutup-nutupi terhadap permasalahan-permasalahan yang ada di internal Polri," jelas Sigit.
Berdasarkan catatan awak media, sebelumnya pada 24 Oktober 2020 Reserse Narkoba Polda Riau menangkap Kompol Imam Ziadi Zaid, seorang oknum perwira di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau yang diduga terlibat peredaran narkoba, dengan barang bukti 16 kg sabu.
Selanjutnya pada 5 April 2021, seorang anggota Polda Riau inisial YC ditangkap di Batam, Kepulauan Riau. Perwira berpangkat Kompol itu ditangkap terkait dugaan peredaran sabu. Video oknum polisi ini juga tersebar yang diduga sedang menikmati barang haram tersebut.
"Iya benar. Kita membantu mengamankannya pada Jumat 2 April kemarin," ujar Direktur Narkoba Polda Kepulauan Riau, Kombes Mudji Supriadi, Senin (5/4/2021).
Muji menyebutkan, Kompol YC ditangkap tim gabungan Dit Res Narkoba Polda Riau dan Polda Kepulauan Riau. Pihaknya hanya membantu Polda Riau dalam proses penangkapan Kompol YC.
"Tim Dit Res Narkoba Polda Riau yang menjemput dan membawa kembali (Kompol YC) ke Pekanbaru," kata perwira menengah jebolan Akpol 1996 ini.**
.png)

Berita Lainnya
Pemuda di Rumbai Jadi Korban Begal, iPhone Senilai Rp10 Juta Dibawa Kabur
Tantang Polisi di Medsos, "Jenderal Narkoba" Ditangkap di NTB
Jadi Tersangka Korupsi Dana Zakat, Staf Baznas Dumai Ditangkap Kejari
Kurang Dari 24 Jam, 3 Pelaku Pembunuhan di Jalan Jendral Sudirman Ditangkap Polisi
Aset Rp57,7 M Disita, Polisi Tangkap Bandar Judi Online di Pekanbaru
Warga Ngaso Rohul Digegerkan Penemuan Jasad Tukang Urut Bersimbah Darah
Pasca Ditangkap KPK, Spanduk dan Baliho Bergambar Muhammad Adil Dicopot Satpol PP
Bejat, Ayah di Riau Hamili Anak Tiri Penyandang Disabilitas hingga Keguguran
Geledah Kantor Satpol PP, Sat Reskrim Rohil Sita Sejumlah Dokumen
Nekat Bobol Sekolah, Oknum Guru Ini Bawa Kabur Tablet dan Komputer
Terjerat Bantu Kasus Korupsi 46 Bank BNI , Notaris Seniori di Pekanbaru Divonis 14 Bulan Penjara
21 Koruptor Masih Jadi Buronan Kejati Riau, Salah Satunya Nader Taher