Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Hasil SWAB Tak Kunjung Keluar, 7 PDP Covid-19 di Riau Meninggal Dunia
PEKANBARU - Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Provinsi Riau yang meninggal dunia terus bertambah.
Hingga Rabu (8/4/2020) jumlah PDP di Riau yang meninggal dunia sudah mencapai 7 orang dari total 186 PDP yang ada di Riau.
Dari 174 PDP di Riau tersebut masih ada 98 orang lagi yang masih dirawat dan menunggu hasil uji swab dari Balitbangkes di Jakarta. Sedangkan sisanya 81 orang lagi sudah dinyatakan sembuh dan sudah kembali ke rumah.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Sementara untuk data Orang Dalam Pemantuan (ODP) di Riau hingga saat ini sudah mencapai sebanyak 27.090 orang. Dengan rincian 19.098 orang masih dalam proses pemantuan dan 7.992 orang sudah selesai pemantuan.
Sedangkan untuk pasien yang positif Covid-19 ada 12 orang. Satu orang sembuh dan sudah pulang ke rumahnya, sebelas orang masih dalam perawatan.
Juru Bicara (Jubir) Penanganan Virus Corona (Covid-19) Provinsi Riau, dr Indra Yopi mengatakan, pemakaman pasien positif dan Pasien Dengan Pengawasan (PDP) di Provinsi Riau berlaku sama sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
"Pemakaman atau pemulasaran jenazah pasien positif dan PDP berlaku sama. SOP sudah ada, dan setiap rumah sakit sudah punya SOP tersebut," kata Indra Yopi, Rabu (8/4/2020) dikutip dari tribunpekanbaru.
Karena itu, pihaknya berharap agar SOP tersebut dapat menjadi perhatian dan dipahami oleh masyarakat, karena pihaknya tidak ingin terjadinya gesekan.
Lebih lanjut Indra Yopi menjelaskan, ke 7 PDP meninggal tersebut diantaranya pertama Nyonya BNA (25) meninggal 6 April 2020 di rumah sakit swasta di Pekanbaru.
Kedua tuan AS (66) meninggal 27 Maret di Dumai. Ketiga Nyonya I (53) meninggal disalah satu rumah sakit swasta di Pekanbaru pada 2 April 2020.
Petugas mengangkat jenazah pasien virus corona atau Covid-19 yang meninggal untuk dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (25/3/2020). Pemprov DKI Jakarta menyediakan dua taman pemakaman umum (TPU) untuk pasien virus corona (Covid-19) yang meninggal dunia, yakni TPU Tegal Alur dan TPU Pondok Ranggon.
Kemudian keempat nyonya NEH (51) meninggal di rumah sakit swasta Pekanbaru pada 1 April 2020. Kelima tuan SBW (55) meninggal 4 April 2020 di Rumah Sakit Bina Kasih.
Keenam tuan RA (18) meninggal rumah sakit Tembilahan pada 5 April 2020. Ketujuh tuan RA (25) meninggal di rumah sakit Kuansing pada 5 April 2020.
"Dari 7 pasien yang meninggal ini kita tidak mendapat diagnosis pasti penyebab kematian, karena hal itu perlu dilakukan otopsi. Sementara kita tidak melakukan otopsi," katanya.
Namun terang Yopi, dari beberapa pasien itu, seperti pasien AS di Dumai masuknya dengan gejala stroke. Kemudian pasien di Tembilahan memiliki gejala DBD. Kemudian pasien BNA yang meninggal di rumah sakit swasta Pekanbaru memiliki gejala tipus.
"Karena pasien ini PDP, maka pasien harus diswab. Nah, hasil swab ini kita belum punya. Kalau hasil swab negatif berarti selesai. Artinya meninggalnya bukan karena Covid-19," katanya.
Namun kalau hasil swab positif, lanjut Indra Yopi, maka pasien meninggal ada kemungkinan karena Covid-19.
"Maka kita perlu lakukan tindakan lanjutan, melakukan swab orang-orang yang kontak serumah dengan pasien. Kami harus menunggu hasil swab dari Litbangkes dulu untuk memastikannya," ujarnya. (*)
.png)

Berita Lainnya
Korban Kecelakaan di Tol Permai Satu Keluarga Warga Pekanbaru, Berikut Identitasnya...
Diberi Gelar Datuk Panglimo Ompu Alam Bosa, Danrem 031/WB : Semoga Bisa Berkontribusi Positif pada Adat
Rumah Sunting Pekanbaru Juara Lomba Baca Puisi Multimedia HPN 2022
PUPR Bengkalis Ikut Memeriahkan Budaya Lampu Colok Dengan Miniatur Jembatan
Lantik 19 Pejabat Pengawas dan Kepala UPT Puskesmas, Ini Harapan Assisten III dan Kata Kepala BKPSDM
Lantik 9 Pejabat Administrator dan Pengawas, Wabup Husni Tamrin Tegaskan Bekerja Tulus dan Ikhlas
Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Pemko Dapat 5.077 Sambungan Jargas
PWI Minta Transparansi Pengelolaan CSR Jadi Prioritas 100 Hari Kerja PJ Bupati Inhil
Parah! Orang Kaya Ikut Daftar Jadi Penerima Bantuan Covid-19
Dua Ekor Gajah Rusak Kebun Masyarakat Desa Teluk Sungkai
Ketum PWI Pusat Serahkan KTA Biasa Anggota PWI Jaya
Dewan Sebut BLUD Dishub Pekanbaru Cacat Hukum