Pilihan
Airlangga Jamin Pasokan dan Harga Minyak Goreng di Salatiga Tetap Stabil
JAKARTA (INDOVIZKA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meninjau pelaksanaan program operasi pasar murah di Pasar Raya I Salatiga, Jawa Tengah. Sebanyak 1.420 liter minyak goreng dijual di pasar murah tersebut dengan harga Rp14.000/liter.
Selain minyak goreng, operasi pasar murah juga menjual paket barang kebutuhan pokok (bapok).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah menjamin ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok, khususnya minyak goreng. Ini dimaksudkan agar tingkat kesejahteraan masyarakat bisa terus ditingkatkan.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
"Jadi semua pihak diuntungkan. Para pengusaha, pekerja, pedagang, dan semua pihak yang terlibat dalam industri migor diuntungkan dengan harga yang bagus. Sementara, masyarakat tidak terganggu dengan ketersediaan dan harga migor," kata Menko Airlangga dalam pernyataannya, Minggu (30/1).
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menyampaikan, operasi pasar murah ini bertujuan mendorong sinergi para pemangku kepentingan dalam penetapan kebijakan minyak goreng. "Kami berharap seluruh pemangku kepentingan terus berkolaborasi sehingga dapat menguntungkan masyarakat," ujarnya.
Dia menambahkan, kegiatan operasi pasar murah ini dimaksudkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar dapat berbelanja minyak goreng dengan bijaksana. Mengingat, stok bahan pangan yang biasa digunakan untuk menggoreng tersebut dalam posisi aman.
"Masyarakat tidak perlu panic buying karena pemerintah menjamin ketersediaan migor. Pemerintah berharap fenomena kelangkaan migor di berbagai peritel tidak terjadi lagi," tegasnya.
Dia pun mengapresiasi jaringan Aprindo dan distributor pasar rakyat atas dukungan kebijakan minyak goreng. Diharapkan, distributor dan peritel terus mematuhi dan mendukung sepenuhnya dengan penyuplai migor kepada masyarakat sesuai kualifikasi dan harga yang telah ditetapkan.
"Dukungan Aprindo sangat luar biasa. Mereka menggerakkan seluruh anggota untuk mendukung pemerintah. Kami berterima kasih kepada anggota Aprindo, khususnya yang terlibat dalam acara ini. Apresiasi juga kami sampaikan kepada distributor yang memiliki peran penting terkait dengan jangkauan pemasaran di seluruh wilayah Indonesia," tutup Wamendag.
.png)

Berita Lainnya
2,699 Triliun APBD Pekanbaru Siap Digunakan
Google "Bersih-Bersih" Aplikasi Penuh Iklan dari Play Store
Pendapatan Pajak di Riau Turun Drastis
BSP Hasilkan Laba Bersih Rp381 Miliar Tahun Buku 2022
Harga LPG Rumah Tangga Naik Lagi Mulai Hari ini
Neraca Perdagangan Riau Surplus 9,70 Miliar Dollar AS
Penerimaan Pajak Tembus Rp109 Triliun Sepanjang Januari 2022
Harga Ayam Potong di Tembilahan Naik Rp 40.000/Kg
Harga Beras di Riau Naik, Ini Penyebabnya
Harga Bawang Merah dan Wortel Terus Meroket
Bisnis Kecil Bisa Nikmati Listrik Gratis, Begini Cara Mendapatkannya
Keputusan Erick Thohir Ganti Bos MIND ID Saat Perusahaan Tumbuh Dipertanyakan