Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Gelar Rakor Daring dengan Pusat, KPU Bahas Anggaran Pilkada Dumai
DUMAI - Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Pemilukada 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Pemerintah Kota Dumai melaksanakan rakor daring.
Rakor daring (online) yang digelar bersama Menkopolhukam RI, Mahfud MD, Mendagri RI, Tito Kanarvian dan Gubernur Riau, Syamsuar, pada Jumat, 5 Juni 2020 pekan lalu di ruang command center Diskominfo Kota Dumai.
Pada rakor tersebut mereka membahas tentang pelaksanaan pemilukada di tengah pandemi Corona ini.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Seperti diketahui sebelumnya, pilkada yang semula akan digelar 23 September 2020 diundur menjadi 9 Desember 2020.
Kepada riaulink.com melalui sambungan telepon selulernya, Darwis selaku Ketua KPU Kota Dumai mengatakan pada pembahasan itu, jika pihaknya tengah menunggu keputusan pusat mengenai penyesuaian tambahan anggaran termasuk barang dan jasa pada pelaksanaan pilkada mendatang.
"Tentu saja mengikuti standar protokol kesehatan,"papar Darwis.
Sedangkan pada rakor tersebut, KPU sendiri diinstruksikan oleh Mendagri dalam menyampaikan kebutuhan tambahan anggaran harus dipenuhi sebelum tahapan pemilu dimulai yakni pada Senin, 15 Juni 2020 mendatang.
Dimana sebelumnya Darwis menjelaskan untuk anggaran Pilkada Dumai sebesar Rp18 miliar namun aggaran yang baru masuk ke rekening sebesar Rp7,2 miliar atau baru 40 persen.
"Karena memang pemerintah mengalihkan anggaran pada penanganan Covid-19,"ucapnya.
Sementara dana yang sudah terpakai sebesar Rp1 miliar untuk rekrutan dan pelantikan para perangkat KPU seperti panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS).
"Bahkan kita pun siap mengembalikan dana yang ada untuk penanganan Covid-19,"terangnya menimpali kala itu kepada wartawan.
Sedangkan pelaksanaan rakor daring ini akan berkelanjutan khususnya pada pembahasan anggaran pilkada.
Yang selanjutnya akan dilaksanakan rakor gabungan bersama Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Komisi II DPR, Mendagri, Bawaslu maupun Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
"Jadi kita lihat saja perkembangan rakor selanjutnya, yang mana penyesuaian anggaran itu akan dilakukan dalam bentuk barang atau anggaran, atau pun dalam bentuk barang dan anggaran,"tukasnya.Kll"Tentu saja mengikuti standar protokol kesehatan,"papar Darwis.
Sedangkan pada rakor tersebut, KPU sebdiri diinstruksikan oleh Mendagri dalam menyampaikan kebutuhan tambahan anggaran harus dipenuhi sebelum tahapan pemilu dimulai yakni pada Senin, 15 Juni 2020 mendatang.
Dimana sebelumnya Darwis menjelaskan untuk anggaran Pilkada Dumai sebesar Rp18 miliar namun aggaran yang baru masuk ke rekening sebesar Rp7,2 miliar atau baru 40 persen.
"Karena memang pemerintah mengalihkan anggaran pada penanganan Covid-19,"ucapnya.
Sementara dana yang sudah terpakai sebesar Rp1 miliar untuk rekrutan dan pelantikan para perangkat KPU seperti panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS).
"Bahkan kita pun siap mengembalikan dana yang ada untuk penanganan Covid-19,"terangnya menimpali kala itu kepada wartawan.
Sedangkan pelaksanaan rakor daring ini akan berkelanjutan khususnya pada pembahasan anggaran pilkada.
Yang selanjutnya akan dilaksanakan rakor gabungan bersama Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Komisi II DPR, Mendagri, Bawaslu maupun Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
"Jadi kita lihat saja perkembangan rakor selanjutnya, yang mana penyesuaian anggaran itu akan dilakukan dalam bentuk barang atau anggaran, atau pun dalam bentuk barang dan anggaran,"tukasnya.Kll
.png)

Berita Lainnya
Wako Firdaus Berencana Lockdown Pekanbaru?
Pengelola Mal di Pekanbaru Mengaku Berat Tutup 3 Hari, Tapi harus Ikut Aturan
Dua Tersangka Pengedar Ganja Ditangkap Tim Sat Resnarkoba Polres Pelalawan
Malam Ini Riau Diguyur Hujan Lebat Tak Merata
Kunjungi Bawaslu Kampar, Herwyn Anggota Bawaslu RI Sebut Panwascam dan PKD Ujung Tombak Pengawasan
Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Jl. Lintas Provinsi Rengat-Tembilahan, Tepatnya di Simpang Tiga Mumpa.
MK Putuskan PSU Pilkada Inhu Hanya di 1 TPS
Parkir Diswastanisasi, DPRD Sebut Pemko Pekanbaru Alami Kemunduran
Bupati Inhil Jadi Inspektur Upacara HUT RI ke-78 di Lapangan Gajah Mada Tembilahan
PMI Kampar Gelar Sertijab Kepala UDD dan Bukber, Ini Pesan David Davijul
Hasil Seleksi Akhir CPNS Formasi 2019 di Lingkungan Pemkab Inhil Diumumkan
Ternyata 23 Karyawan di Riau Laporkan Perusahaan ke Posko THR