Pilihan
Potensi Krisis Nasional, Kemenko Polhukam Kunjungi Pemkab Inhil
INDOVIZKA.COM - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menerima kunjungan kerja Tim dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) RI di Aula Bappeda Inhil, Rabu (2/9/2020) sore.
Kunker dari Tim Kemenko Polhukam ini disambut lansung Bupati Inhil HM.Wardan, Unsur Pimpinan Forkopimda, Penjabat Sekda, Kepala Bappeda, Kepala Kesbangpol, perwakilan PT.Pulau Sambu.
Adapun tujuan Kunker dari Tim Kemenko Polhukam RI guna mengumpulkan data dan informasi intelejen pertahanan terkait potensi krisis Nasional di Kabupaten Indragiri Hilir.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Adapun Tim dari Kemenko Polhukam RI terdiri dari; Asisten Deputi Intelijen Pertahanan Marsma. TNI Drs. Andy M. Taufik M.Def Stud, Kabid ancaman Intelijen Kol. Arh Ponjto Wasono K, Analis Intelijen Pertahanan Debby Agustio Pratama SH, Staf Posko Krisis Nasional Rahmat Hidayat.
Bupati Inhil Drs.HM Wardan MP, Menyampaikan bahwa wilayah Inhil dihuni dari berbagai macam keanekaragaman suku dan budaya yang berpadu dengan kebudayaan melayu.
Warga masyarakat Indragiri Hilir sebagian besar adalah petani kelapa dan sumber penghasilan dari masyarakat bersumber dari pertanian dan selain itu potensi yang lain antara lain bersumber dari perikanan karena wilayah Indragiri Hilir juga sangat luas perairan dan sungainya sehingga berpotensi besar di bidang perikanan.
Beliau menambahkan, Saat ini berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri untuk penanganan virus covid19 bekerja sama dengan semua unsur, baik organisasi sosial maupun paguyuban.
Sementara Pemaparan Informasi dari Asisten Deputi Intelijen Pertahanan Marsma. TNI Drs. Andy M. Taufik M.Def Stud menyampaikan Deteksi dini karhutla menjadi prioritas dalam rangka mencegah terjadinya gangguan asap yang sering terjadi di Indonesia. Wabah COVID 19 juga menjadi perhatian sehingga di harapkan untuk dapat melakukan pencegahan sehingga masyarakat dapat melakukan aktifitas guna kelangsungan ekonomi. Saat ini pemerintah telah mengeluarkan Perpres.
Pemerintah telah mengeluarkan program- program guna mengatasi segala persoalan yang sedang terjadi di Indonesia sehingga dapat menggerakan potensi masyarakat.
Penelitian vaksin COVID 19 dan pembuatan vaksin telah diteliti dan dilaksanakan diharapkan akhir tahun ini sudah dapat diproduksi masal sehingga masyarakat dapat di vaksin secara massal.
.png)

Berita Lainnya
Bahas Soal HKBP, Bupati Inhil Gelar Pertemuan dengan Tokoh Agama dan Masyarakat
Bupati Inhil Lantik 45 Orang BPD di Kecamatan Keritang
Pemprov Riau Realokasi APBD 2020 hingga Rp 474 Miliar Demi Penanganan Covid-19
Wabup Inhil Peringatkan Anggota BPD Bekerja Maksimal
Gugus Tugas Covid-19 Inhil Buka Hotline Pengaduan Terkait Distribusi Bansos
Tangkal Covid-19, Pemkab Inhil Gelar Doa dan Zikir Serentak
Dampingi Pj Bupati, Kadis DP2KBP3A Inhil Hadiri Pengukuhan Ketua Pembina Posyandu dan Bunda Asuh Anak Stunting di Reteh
DPKP Inhil dan BBKSDA Riau Jalin Kerjasama Perlindungan Masyarakat dan Satwa Liar
DHL Group adds new sustainability milestones in Asia Pacific across skies and streets
Bupati Wardan Terima Kunjungan Silaturahim Fungsionaris PKB Inhil
Bupati Inhil Sampaikan Laporan Pertanggungjawaban APBD 2020
Jelang Terapkan Pebup Hukum Protokol Kesehatan, Pemkab Inhil Gelar Apel Patroli Covid-19