Pilihan
Sebanyak 312 Konflik Lahan di Riau Dibahas di DPR RI
PEKANBARU - Aspirasi masyarakat yang menjadi korban konflik lahan antara masyarakat dengan perusahaan perkebunan dan kehutanan di Riau sampai juga di ruang sidang DPR RI. Melalui Syahrul Aidi Maazat, keluhan itu didengar langsung pada sidang yang dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani dan Azis Syamsudin beserta ratusan anggota DPR RI yang menghadiri rapat baik secara langsung atau secara virtual.
"Di forum ini kita menyampaikan aspirasi ini. Di forum yang dihadiri pemegang kebijakan untuk negara ini, saya ingin menyampaikan permasalahan yang terjadi di Riau," kata Syahrul Aidi pembuka kalimat di hadapan peserta rapat sebagaimana dikutip dari video parlemen, Selasa (15/9/20).
Syahrul Aidi menyampaikan bahwa saat ini masyarakat Indonesia kesulitan ekonomi karena pandemi Covid-19, saat ini pula ribuan masyarakat Riau terancam kesulitan ekonomi. Tepatnya di Desa Simpang Raya Singingi Hilir Kuansing. Karena kebun sawit mereka yang mereka tanam 25 tahun yang lalu ditumbangkan oleh salah satu perusahaan yang telah menang di pengadilan.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
"Oleh karena itu, saya sebagai anggota DPR RI Perwakilan Riau ingin menyampaikan hendaknya pemerintah pusat hadir untuk masyarakat Riau dalam menyelesaikan sengketa lahan yang lebih kurang 312 sengketa lahan dengan masyarakat. ujar Syahrul.
"Saya meminta kepada pemerintah pusat agar menertibkan perusahaan perkebunan yang ada di Riau. Ada perusahaan yang menguasai lahan yang melebihi dari izin yang diberikan kepada mereka," sambung, Syahrul di hadapan peserta rapat yang dipimpin oleh Ketua DPR RI Puan Maharani.
Kemudian, Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, yang ketika itu juga memimpin persidangan
berjanji nanti pimpinan DPR RI beserta gabungan fraksi akan datang ke Riau untuk melihat bagaimana keadaan di lapangan.
.png)

Berita Lainnya
DPRD Bengkalis Sampaikan Bela Sungkawa atas Wafatnya H. Sulaiman Zakaria
Tak Ingin Silpa Besar, DPRD Riau Dukung Lelang Dini di APBD 2022
Ribut Dana Safari Ramadhan, DPRD Riau Minta Gubri dan Wagubri Utamakan Kepentingan Rakyat
Pimpinan DPRD Riau Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Cipkon Jelang Ramadhan
DPRD Ingatkan Gubri Pilih Pj Wako Pekanbaru dan Kampar Sesuai Aturan
Dewan Inhil Minta BPK Segera Audit 'Tunda Bayar' 2019
Pembangunan Banyak Tertunda Akibat Covid-19, Dewan Inhil Minta Masyarakat Memaklumi
DPRD Provinsi Riau Terima Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Kampar
Rachmat Gobel Sebut APBN Fokuskan pada PEN daripada Biayai Kereta Cepat
DPRD Riau Dukung Pemprov Teken MoU dengan Cambridge University Press
Sekretaris Komisi II DPRD Kampar Resmikan Ponpes Darul Quran Kampar Kiri
Anggota DPR RI Hendry Munief Kunjungi UMKM Binaan Hj. Zahraini di Bengkalis