Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Data Satgas Covid-19: sudah 428 Warga Riau Meninggal Dunia karena Corona
PEKANBARU - Sampai saat ini, Jumat 27 November 2020, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Riau mencatat sebanyak 428 orang pasien yang terkonfirmasi Covid-19 di Riau meninggal dunia.
Melihat rekapan data tersebut, berarti terjadi penambahan empat kasus pasien yang meninggal dunia di Riau akibat Covid-19 jika dibandingkan dengan data pada Kamis, 26 November 2020 semalam.
"Dalam melakukan penanganan Covid-19 tidak hanya mencegah dan menghambat penularan virus saja, tetapi kita juga harus bisa menekan angka kasus pasien yang meninggal dunia. Terlebih melihat data sekarang, setiap hari selalu ada yang meninggal akibat Corona di Riau, dan hal ini harus menjadi perhatian bersama," ungkap Juru Bicara Penanganan Covid-19 Riau dr Indra Yovi, Jumat (27/11/20).
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Untuk informasi, menurut data Satgas Covid-19 Riau Per 27 November 2020, juga tercacat sebanyak 19.296 kasus terkonfirmasi. Dengan rincian 1.895 menjalani isolasi mandiri, 198 di rawat di rumah sakit, dan 16.775 kasus yang sebelumnya terkonfirmasi Covid-19 dinyatakan sembuh.
Sedangkan untuk data suspek, secara keseluruhan berjumlah 53.237, dengan rincian 6.978 menjalani isolasi mandiri, 74 isolasi di rumah sakit, 16.018 sudah selesai menjalani isolasi dan 167 lainnya dinyatakan meninggal dunia.
Karena mengingat angka kasus terkonfirmasi Covid-19 Riau yang masih tinggi, makanya Gubernur Riau Syamsuar sebelumnya juga sempat menegaskan bahwa pemerintah daerah didorong semaksimal mungkin untuk melakukan sosialisasi disiplin protokol kesehatan secara masif terhadap masyarakat.
Dan ia juga meyakini bahwa langkah tersebut sangat bisa membantu dalam melakukan penekanan angka kasus terkonfirmasi Covid-19 di Riau.
"Kami tidak akan pernah berhenti dan bosan mengingatkan masyarakat untuk patuh dalam menjalankan protokol kesehatan, seperti menerapkan 3M, karena untuk melakukan penanganan wabah ini harus dilakukan secara bersama-sama, dan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah semata," tuturnya.
.png)

Berita Lainnya
Positif Covid-19 di Inhil Bertambah Satu, Total Pasien Dirawat 5
Hari Ini, 200 Tenaga Kesehatan RSUD Puri Husada Tembilahan di Swab
Sam Smith juga kepikiran buat hidup normal
Bahaya Minum Sambil Berdiri, Bisa Sebabkan Banyak Penyakit
Dinkes Inhil Sampaikan Pentingnya Standar Penjaringan Kesehatan untuk Anak
Cegah Virus Corona Masuk, Diskes Inhil Periksa Penumpang di Pelabuhan
Dinkes Inhil Gelar Pertemuan Orientasi/Peningkatan Kapasitas Penjamah Makanan Siap Saji/Operator DAM
TNI-Polri Batang Tuaka Patroli Bubarkan Kumpulan Warga
Penyelesaian Stunting Butuh Dukungan dari Seluruh Pemangku Kepentingan
Perempuan Wajib Tahu, Bahaya Kurang Tidur saat Haid Ganggu Kesehatan Kulit
6 Warga Pekanbaru Terinfeksi Rabies
2022 Hingga 2024 Prevelensi Stunting di Kecamatan Enok Alami Penurunan