Pilihan
Polda Riau Musnahkan 111,2 Kg Sabu dan 34,182 Butir Ekstasi
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Kepolisian Daerah (Polda) Riau memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu 111,2 Kg dan 34.182 butir pil ekstasi, Selasa (22/12/2020). Barang bukti itu diamankan dari tangan 16 orang tersangka.
Pemusnahan dipimpin langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setia Imam Effendi di halaman Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru. Hadir perwakilan dari Kejaksaan Tinggi Riau, BNNP Riau, Pengadilan Tinggi, BPOM dan Dinas Kesehatan Riau.
Sabu dimusnahkan dengan cara dimasukkan dalam ember besar berisi air dan dicampur deterjen serta cairan pembersihan. Sebagian lagi dimasukkan dalam insenarator dengan panas tinggi.
Sementara pil ekstasi dihancurkan dengan cara dibelender dan dicampur air. Setelah itu, cairan pil ekstasi dibuang ke selokan agar tidak bisa digunakan lagi.
"Hari ini kita memusnahkan 111,2 kilogram sabu dan 34.182 butir pil ekstasi. Barang bukti ini dari 16 tersangka yang ditangkap Polda Riau, Polresta Pekanbaru dan Polres Bengkalis," ujar Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi.
Agung mengatakan, 16 tersangka merupakan bagian dari 7 sindikat narkoba yang diungkap kepolisian. Tersangka ditangkap di Pekanbaru dan Bengkalis. "Para tersangka memasukkan narkoba jenis sabu dari Malaysia ke Indonesia melalui Riau," kata Agung.
Jenderal bintang dua itu menegaskan, pemusnahan barang bukti narkoba sebagai bentuk komitmen kepolisian memberantas narkoba. Langkah itu dilakukan untuk menghindari terjadinya penyimpangan.
"Sesuai aturan ketentuan Undang-undang Narkotika, barang bukti harus segera dimusnahkan setelah proses penyidikan cukup. Polda Riau dan Polres Bengkalis sudah melengkapi berkas dan memusnahkan (narkoba)," tutur Agung.
Pemusnahan ini juga sebagai wujud transparansi Polda Riau dan jajaran agar masyarakat tidak bermain-main dengan narkoba.
"Oleh sindikat ini (narkoba) diperjualbelikan bagi kita tidak punya nilai maka dimusnahkan agar tak jatuh ke tangan orang yang bertanggung jawab," tegas Agung.
Ke depan, Polda Riau akan lebih udah gencar memutus mata rantai penyebaran narkoba. "Ini akan digalakkan di tahun mendatang dan tidak akan berhenti. Kita akan galakkan operasi," tutur Agung.
.png)

Berita Lainnya
Terbelit Kasus Korupsi Dana Desa, Kades & Bendahara Ditahan Kejari
Jengkel Disuruh Pasang Gas, Suami di Tangerang Bacok Istri Pakai Golok
Penilapan Uang Nasabah Terjadi Lagi, DPRD Riau Sarankan Direktur BRK Diberhentikan
Dua Pelaku Jambret di M. Boya Tembilahan Diringkus Polisi
Polisi Sebut Peran Oknum Pegawai Lapas Yang Terlibat Narkoba Sebagai Becak Darat
Bocah di Tembilahan Hulu Ditemukan Tewas Tenggelam di Sumur Mesjid
Majelis Hakim Ingatkan Juliari Jangan Berpikir untuk Menyuap
Banyak Gelper di Pekanbaru Diduga Tak Bayar Pajak, Bapenda Diminta Turun ke Lapangan
Motif Ayah di Pekanbaru Bunuh Bayinya Sendiri, Kesal Sering Menangis
Pasutri di Kampar Ini Nekat Curi 3 Tim Rokok
Operasi Antik Polres Pelalawan Bongkar 4 Kasus Narkoba, 5 Pelaku Diamankan
Massa Pendukungnya Dibubarkan Polisi, Habib Rizieq Berjanji Ikuti Sidang Fisik dengan Tertib