Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Siang Ini, MUI Gelar Sidang Fatwa Halal Vaksin Sinovac
(INDOVIZKA) - Masyarakat masih menunggu fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang vaksin Corona. Untuk itu, Komisi Fatwa MUI akan menggelar sidang pleno untuk membahas kehalalan vaksin Covid-19 dari perusahaan asal China, Sinovac, hari ini, Jumat (8/1/2020).
"Insyaallah, sidang pleno Komisi Fatwa untuk pembahasan aspek syari tentang vaksin covid yang diproduksi oleh Sinovac, China, akan dilaksanakan pada Jumat 8/1/2021," kata Ketua MUI, Asrorun, Kamis (7/1/2020).
Sidang pleno Komisi Fatwa MUI ini akan digelar pukul 14.00 WIB secara langsung di kantor MUI.
"Terjadwal Jumat jam 14, offline dengan protokol kesehatan ketat," ucapnya, seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.
MUI sebelumnya telah merampungkan pelaksanaan audit lapangan pada Selasa (5/1/2021) lalu. Proses ini dilanjutkan dengan diskusi dan pendalaman oleh tim.
Diketahui, vaksin Covid-19 buatan perusahaan Sinovac telah didatangkan pemerintah. Vaksin-vaksin itu, kini, sudah didistribusikan ke seluruh provinsi di Indonesia.
Pemerintah pun berencana memulai vaksinasi Covid-19 pada Rabu (13/1/2021). Selain Jokowi, vaksin akan disuntikkan ke para menteri Kabinet Indonesia Maju.
Pada hari berikutnya, proses vaksinasi akan dilanjutkan secara serentak bagi kelompok prioritas yakni tenaga kesehatan.
Meski vaksin telah didistribusikan, Jokowi menyatakan proses vaksinasi masih menunggu kajian halal dari MUI.
Selain itu, kata dia, juga menunggu penerbitan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
"Apabila izin sudah keluar, vaksin gratis secara bertahap akan kita laksanakan," kata Jokowi, seperti dikutip dari akun twitternya, @jokowi, Kamis (7/1/2021) kemarin.
.png)

Berita Lainnya
Akibat Stok Beras Menumpuk di Bulog Negara Berpotensi Rugi Rp 1,25 Triliun, DPR: Tidak Ada Alasan Impor
Ketua MPR Nyatakan Tidak Adil Mudik Dilarang, Tapi 305 WNA India Difasilitasi Masuk Indonesia
Gawat!! Dana Desa Dibegal KKB Papua
Pertamina Merugi 11 Triliun, Legislator PKB Abdul Wahid Pertayakan Kerugian di Hulu dan Hilir
Pemerintah Diminta Larang Masuk WNA Cegah Penyebaran Omicron
8 Komitmen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri Baru
Menko Airlangga Hartarto: Kebijakan Mandatori B30 Stabilkan Harga Sawit
Kemenag dan PIHK Tetapkan Harga Haji Khusus Rp 123 Juta
Oknum TNI Tembak Mati 3 Polisi di Lampung Ditangkap
BNPB: Sejumlah Wilayah RI Berpotensi Banjir
Muncul Hoaks Habib Rizieq Meninggal di Sel karena Covid-19
Datangi JICT, DPR Minta Basarnas Prioritaskan Pencarian Korban