Pilihan
Dua Hari Tidak Ikut Rapim Polri Ternyata Wakapolri Komjen Gatot Eddy Prabowo Positif Covid-19
JAKARTA (INDOVIZKA) - Dua hari berturut-turut tidak terlihat mengikuti rapat pimpinan (Rapim) Polri, sejak Senin (15/2/2021), Wakapolri Komjen Gatot Eddy Prabowo, terlihat hadir secara virtual pada rapat di hari ketiga Rabu (17/2/2021), serta mengaku ternyata sedang terpapar Covid-19.
Hal itu dijelaskannya sebagai penyebab tidak bisa mengikuti rapim tersebut selama dua hari terakhir. Karenanya Gatot Eddy Prabowo memohon maaf kepada seluruh peserta rapim.
"Maaf saya tidak dapat hadir langsung di Rupatama karena saya menjadi bagian dari yang terpapar Covid," kata Gatot Eddy Prabowo, dalam penutupan Rapim Polri 2021 secara virtual dari kediamannya, Rabu (17/2/2021).
Tidak diketahui sejak kapan Gatot dinyatakan positif Covid-19. Kendati demikian dia berharap dapat kembali melaksanakan tugas dalam waktu dekat.
"Semoga minggu depan sudah dapat bisa kembali bertugas," tuturnya.
Selain itu Ketua Persatuan Masyarakat Riau di Jakarta itu, juga memohon dukungan doa dari semua pihak untuk kesembuhannya.
"Mohon dukungan doanya ya, kepada seluruh masyarakat juga," ungkap Jenderal bintang tiga itu.***
.png)

Berita Lainnya
Warga Ingin Buat SIM dan Bayar Pajak Kendaraan di Aceh Wajib Vaksin
Desain Garuda Istana Negara Ibu Kota Baru Bikin Arsitek Risau
Kemenkeu: THR Pensiunan PNS Hingga Veteran Sudah Mulai Cair Hari Ini
Asik! Pensiunan PNS Dapat Rp1 M Mulai 2023
Anggota Komisi II Minta Istana Jelaskan Ramai Pesawat Presiden Dicat Merah
Ketua Ansor Riau : Agenda HRS ke Riau Dibatalkan Saja
Agar Pengusaha Bayar THR Penuh dan Tepat Waktu, Disnakertrans Diminta Aktif Mengawasi
Pemerintah Belum Tambah Daftar Negara Teridentifikasi Omicron yang Dilarang Masuk RI
Update Kasus Corona di RI: 12.071 Positif, 2.197 Sembuh, 872 Meninggal
Relaunching AMANAH Disambut Luas, Dorong Pemuda Aceh Jadi Motor Ekonomi Kreatif
2 Saksi Diperiksa Soal Demo Pemuda Pancasila Berujung Penganiayaan Polisi di DPR
Cegah Pandemi Flu Babi, Kementan Awasi Hewan Ternak Masuk RI