Pilihan
Masa Inkubasi Virus di Indonesia 5-6 Hari, Apa Artinya?
JAKARTA - Kita ketahui, selama ini penelitian menyebut masa inkubasi atau waktu antara seseorang terpapar virus corona hingga gejala awal muncul biasanya 14 hari.
Namun Juru Bicara Pemerintah Indonesia untuk Penanganan Covid-19 menyebut, masa inkubasi di Tanah Air agak berbeda dengan negara lain.
"Masa inkubasi Covid-19 kita ketahui terlama hingga 14 hari. Tapi rata-rata inkubasi di negara kita kisaran 5-6 hari," katanya, saat konferensi pers, Jumat (10/4/2020).
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Menurut Yurianto, ini artinya seseorang yang terindikasi positif corona berarti terinfeksi 5-6 hari lalu. Sehingga penambahan kasus COVID-19 per hari yang terjadi di Indonesia menunjukkan apa yang terjadi 5 hari lalu.
Laman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut masa inkubasi untuk Covid-19 sebagian besar memang antara 1-14 hari, namun paling umum terjadi sekitar lima hari.
Nicholas Reich, associate professor di School of Public Health and Health Sciences dan peneliti postdoctoral Thomas McAndrew telah melakukan survei mingguan yang diikuti lebih dari 20 peneliti pemodelan penyakit menular untuk menilai masa inkubasi di AS.
Para peneliti dan ahli pemodelan ini menjelaskan dan memahami dinamika penyakit menular dan implikasi kebijakan terkait dalam populasi manusia.
Dalam studi yang diterbitkan di Annals of Internal Medicine ini, para ahli menghitung bahwa median masa inkubasi COVID-19 hanya berkisar lima hari atau lebih. Namun di Amerika, median berkisar 11,5 hari. "Ini berarti, 97,5 persen orang yang mengalami gejala telah terinfeksi sejak 11,5 hari sebelumnya," katanya.
Masa inkubasi mengacu pada waktu antara pajanan virus dan munculnya gejala pertama seperti batuk kering, demam atau sesak napas.
Para peneliti memeriksa 181 kasus dan mengidentifikasi periode inkubasi COVID-19. Mereka menyimpulkan bahwa periode pemantauan aktif saat ini yang direkomendasikan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit A.S. CDC adalah 14 hari. **
.png)

Berita Lainnya
Menko Airlangga Hartarto Apresiasi Dukungan TNI untuk PPKM Mikro
Pemerintah Buka Penerbangan Jakarta-Wuhan, untuk Rasa Keadilan DPR Minta Ditutup Kembali
LAM Riau Merasa Diperlakukan Tidak Adil pada Rapat Panja Migas DPR RI
Terkait Kecurangan di Seleksi CPNS, Menpan RB Didesak Seleksi Ulang Secara Menyeluruh
DPR Pesimistis Program Kartu Prakerja Berjalan Sukses
Warga Aceh Minta Ahok Audit Pertamina dan Berantas Mafia Tanah
Kabar Gembira, Pemerintah tidak akan Hapus Tenaga Honorer
Kapolri Listyo Sigit Mutasi Ketua KPK Firli Bahuri
Abdul Wahid: Keran Ekspor Kelapa Bulat Akan Tetap Dibuka
Tagihan Listrik Naik, PLN Salahkan Drama Korea
Masuki Musim Panen, PDIP Minta Bulog Serap Beras Petani Sebanyak-banyaknya
Tol Layang Jakarta-Cikampek Bergelombang, Penjelasan Kemenhub Kok Begini?