Pilihan
Seleksi P3K Bagi Guru Honorer Sekolah Negeri Dimulai Agustus
JAKARTA (INDOVIZKA) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menyampaikan rekrutmen satu juta guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan dimulai pada Agustus 2021 mendatang yang diatur dalam tiga kebijakan afirmasi.
Kebijakan itu dijelaskannya terdiri dari, pertama: ujian seleksi pertama hanya untuk guru honorer di sekolah negeri masing-masing. Sedangkan ujian seleksi kedua dan ketiga terbuka untuk semua guru honorer.
"Ujian seleksi pertama Agustus, kedua Oktober, ketiga Desember 2021," kata Mendikbud Nadiem dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR, Rabu (10/3/2021).
Kedua, Pemberian bonus poin untuk passing grade, kepada kategori:
a. Para peserta dengan usia 40 tahun ke atas terhitung saat pendaftaran dan berstatus aktif selama 3 tahun terakhir mendapatkan bonus nilai kompetensi teknis sebanyak 75 poin atau 15 persen dari nilai maksimal 500 poin.
b. Para peserta penyandang disabilitas mendapatkan bonus nilai kompetensi teknis sebanyak 50 poin atau 10 persen dari nilai maksimal 500 poin.
3. Para peserta yang sudah memiliki sertifikat pendidik (Serdik), ditetapkan mendapat nilai penuh pada tes kompetensi teknis atau 100 poin.
"Namun guru yang punya serdik ini tetap perlu lulus passing grade untuk tes manajerial, sosiokultural, dan wawancara," urai Nadiem Makarim.
Sebelumnya pada kesempatan yang sama, Nadiem mengatakan pemberian afirmasi itu berdasarkan masukan dari berbagai kalangan.
"Kami memberikan kebijakan afirmasi dalam seleksi guru PPPK, salah satunya karena pertimbangan pengalaman mengajar," ungkapnya.**
.png)

Berita Lainnya
Abdul Wahid Minta SKK Migas Pastikan Alih Kelola Blok Rokan Tidak Menimbulkan Masalah
Sumbar Macet, Waktu Tempuh Jadi Molor 3 Kali Lipat
Menkeu Dorong Bank Berikan Pinjaman Selama Pandemi
Lampaui Target, Capaian DJKN Tahun 2020 Capai Rp128,38 Miliar
ROAD TO HPN 2024, WAMENKOMINFO NEZAR PATRIA MELUNCURKAN BUKU "BERNALAR SEBELUM KLIK"
Cara Mudah Cek Penerima Program BPUM Secara Online
MUI : Kemungkinan Ada Perbedaan Waktu Lebaran di Indonesia
Pemerintah Resmi Buka Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12
Satgas Gencarkan Tes Mutasi Covid Cegah Lonjakan Serupa India
DPR Sebut Patungan Beli Kapal Selam Teguran buat Pemerintah
Staf Kedubesnya Kunjungi Markas FPI, DPR Minta Pemerintah Protes Jerman Jangan Ikut Campur
NIK akan Dipakai sebagai Nomor Kepesertaan BPJS Kesehatan